Suarautara.com, Kudus – Bupati Kudus, Dr. Ars. Sam’ani Intakoris, S.T., M.T., memberikan apresiasi langsung atas keberhasilan Operasi Ketupat Candi 2026, yang merupakan suatu kesuksesan dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Kudus.
Dalam konteks ini, Polda Jateng dan Polres Kudus berhasil melaksanakan Operasi Ketupat Candi 2026 di wilayah Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Kudus, yang menerima pujian dari Bupati Kudus periode 2025-2030, Dr. Ars. Sam’ani Intakoris, S.T., M.T.
Penyampaian apresiasi dilakukan langsung pada senin, 30/03/2026, di Pendopo Kabupaten Kudus, di mana Bupati Kudus menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada jajaran Polda Jawa Tengah dan Jajaran Polres Kudus atas dedikasi dan kerja keras dalam mengamankan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 berjalan dengan aman dan terkendali sangat baik. Kami merasakan langsung bagaimana masyarakat mendapatkan rasa aman, nyaman, dan tertib selama arus mudik maupun arus balik, khususnya di wilayah Kabupaten Kudus,” kata Bupati Kudus.
Menurutnya, keberhasilan ini tidak terlepas dari kesiapsiagaan personel di lapangan, pengelolaan lalu lintas yang optimal, serta pendekatan humanis yang dilakukan oleh jajaran Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga menekankan bahwa sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif selama periode Lebaran.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Artanto, menyampaikan bahwa apresiasi dari pemerintah daerah kabupaten Kudus menjadi motivasi bagi seluruh personel di lapangan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan yang humasnis kepada masyarakat sekitar nya.
Sehingga keberhasilan Operasi Ketupat Candi 2026 merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh pihak termasuk jajaran polres kudus
Kami akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik guna menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban masyarakat, khususnya pada momentum-momentum penting seperti arus mudik dan balik Lebaran,”pungkas Perwira tiga melati
(AM’oks69)






















