SUARAUTARA.BMR-Sejumlah Wali Murid siswa SMPN 2 Mopuya menyayangkan sikap kepala SMPN 2 Mopuya, I Made Suastika S,Pd, yang diduga tak memperhatikan keselamatan anak sekolah. Pasalnya kondisi pagar sekolah nyaris roboh dan mengancam keselamatan anak sekolah.
” Kami harap agar kepsek segera mengantisipasi resiko kecelakaan para siswa sebelum terjadi hal hal yang tak di inginkan. Pagar sekolah yang di bangun lewat dana komite tahun 2013 lalu hingga saat ini tak kunjung di perbaiki pasca kepemimpinan I Made Suastika.
Kondisi pagar sudah retak dan sudah miring dan berpotensi membahayakan anak sekolah tetapi sangat di sayangkan pihak sekolah seakan tak peduli, ” ujar beberapa wali murid yang minta namanya tak di publis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepada SMPN 2 Mopuya I Made Suastika ketika di konfirmasi membenarkan kondisi pagar sekolah nyaris roboh. Namun menurutnya ini semua bukan kelalaian pihak sekolah tetapi karena kelalaian pemerintah, Setelah Pemerintah tak lagi membolehkan iuran komite di berlakukan Pembangunan pagar sekolah terkendala dana.
” Ya sebenarnya bisa di anggarkan di dana komite tapi mau bagaimana lagi kan sesuai aturan pemerintah iuran komite sudah di tiadakan jadi kami tidak tahu dananya di ambil di mana.
Harusnya kata I Made Suastika iuran komite sekolah diaktifkan lagi oleh pemerintah agar bangunan yang tak bisa di anggarkan dana bos bisa di biayai iuran komite. Tapi kan iuran Komite untuk SMPN di tiadakan padahal Iuran Komite untuk SMA di berlakukan. Nah, inilah kendala kami ketika ada bangunan Pendukung sekolah yang rusak, ” Kilah Kepsek.
Di ketahui kondisi pagar di SMPN 2 Mopuya sudah sangat memprihatikan nampak kondisi bangunan sudah lapuk dan sudah miring dan berpotensi roboh*(Tim)

























