Musikalisasi Puisi: Di Ujung Nafas Gaza – Karya Leni Marlina

Rabu, 10 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi AI By Rastono Sumardi

Gambar Ilustrasi AI By Rastono Sumardi

Puisi: Leni Marlina

Langit belum sempat menutup matanya
ketika bumi terperosok ke dalam jeritan anak-anak.
Udara bergetar—seperti rahim yang kehilangan denyutnya.
Debu memikul nama-nama yang hangus
dan melafalkannya sebagai azan terakhir hari itu.

Gaza, engkau bukan kota,
melainkan urat nadi Tuhan yang berdenyut di tubuh manusia.
Angin yang lewat di ubun-ubunmu
bagaikan ayat yang menggigil mencari maknanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami mendengar batu berbicara
dengan lidah yang terbuat dari bara,
menyebut nama ibu-ibu yang menatap langit
tanpa suara,
tanpa matahari.

Matahari pun jatuh berlutut
di bawah kaki malam,
matanya sembab menatap bumi yang berdarah.

Di sana, kata kehilangan arti,
doa kehilangan alamat,
dan Tuhan—
membiarkan sebutir zarah cahaya
mengembara di dada waktu,
mengobati luka menjadi bentuk baru dari harapan.

Dan kami tahu—
ketika Gaza bernafas di bawah reruntuhan,
bumi sedang menulis ulang arti kemanusiaan.

Padang, Sumbar, 2025

 

Creator Musik : Rastono Sumardi

Luwuk, 11/12/2025

 

Antologi puisi selengkapnya dipublikasikan di link berikut ini:

RATAP ANGIN DI ATAS GAZA: Antologi Puisi – Editor Leni Marlina – Suarautara.com

Lagu ini diadaptasi dari puisi di atas. Dengarkan lagunya:

Berita Terkait

PWI Pusat dan Provinsi Sulteng  Nyatakan 18 Wartawan Kompeten Sekaligus UKW di Banggai Resmi Berakhir
Putusan MA Telah Inkracht Ahli Waris Salim Albakar Siapkan Laporan ke PTUN hingga Bareskrim soal Sengketa Lahan Tanjung Sari
Bupati Banggai Amirudin Resmikan Kantor Desa Singkoyo Guna Peningkatan Kualitas Layanan Publik
Pentas Silaturahmi Musik Literasi Kota Batu Wisata Sastra Budaya 
62 Personel Polresta Banggai serta Polsek Kota  Amankan Aksi Seribu Lilin Aliansi Untika Melawan
Ketoprak Madura di Tengah Badai Globalisasi
Untuk yang ke Sekian Kalinya, Hosnatun Diundang Menjadi Juri Pada “Festival Musik Tong-tong” se-Madura
Pastikan Pendidikan Anak Berkualitas Bunda PAUD Banggai Syamsuarni Amirudin Monitoring Sekolah di Batui

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:56 WITA

PWI Pusat dan Provinsi Sulteng  Nyatakan 18 Wartawan Kompeten Sekaligus UKW di Banggai Resmi Berakhir

Rabu, 9 September 2026 - 10:04 WITA

Putusan MA Telah Inkracht Ahli Waris Salim Albakar Siapkan Laporan ke PTUN hingga Bareskrim soal Sengketa Lahan Tanjung Sari

Rabu, 9 September 2026 - 08:28 WITA

Bupati Banggai Amirudin Resmikan Kantor Desa Singkoyo Guna Peningkatan Kualitas Layanan Publik

Selasa, 8 September 2026 - 05:17 WITA

Pentas Silaturahmi Musik Literasi Kota Batu Wisata Sastra Budaya 

Senin, 7 September 2026 - 21:33 WITA

62 Personel Polresta Banggai serta Polsek Kota  Amankan Aksi Seribu Lilin Aliansi Untika Melawan

Berita Terbaru