LP KPK Lampung dan LSM Topan Way Kanan Tuding Pekerjaan CV Arka Karya Diduga Asal-Asalan

Sabtu, 11 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.COMWay kanan –  Ketua LP KPK Provinsi Lampung dan LSM Topan RI  Kabupaten Way Kanan menduga CV Arka Karya dalam mengerjakan kontruksi rehabilitas jalan ruas simpang 4-kasui (link 074) terkesan asal – asalan.

Dari penelusuran dilapangan, terbukti dibeberapa titik, pengerjaan proyek tersebut sudah mengalami kerusakan sebelum selesai Provisional Hand Over (PHO) yang dilakukan oleh perusahaan tersebut.

Proyek yang bersumber dari dana ABPD Provinsi Lampung sebesar Rp 1.617.852.000 itu diduga hanya dikerjakan asal-asalan oleh pihka kotraktor dan ditakutkan hanya menjadi Bancakan bagi mereka – mereka saja yang menyalagunakan proyek tersebut untuk meraup untung sebesar-besarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini diutarakan Sekretaris LSM Topan RI Kab. Way Kanan Nur, saat jumpa Pers yang dilaksnakan di Sekretariat LSM Topan RI Way Kanan, Jum’at (10/12/2021).

Ditambahkan olehnya, pembangunan Rabat Beton itu diduga tidak sesuai dengan standar beton k225. Dimana, saat ini terlihat didalam pelaksaan proyek itu, banyak mengalami kerusakan dan mengalami keretakan di beberapa tempat.

“Untuk itu hendaknya  rekananan dalam mengerjakan proyek tersebut harus profesional, sebagai perwakilan dari masyarakat pekerjaan tersebut lebih maksimal,” kata Nur.

Dalam mencari keuntungan, hendaknya pihak rekanan dalam pelaksanaan pekerjaan harus sesuai dengan ketentuan dan RAB, sehingga  hasil maksimal, dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Saat dikonfirmasi Via telfon celuler, pihak Terkait pekerjaan rehabilitas jalan yang ada di Kampung Gistang yakni CV Arka Karya menjelaskan, bahwa selama dalam pengerjaannya, telah diawasi oleh konsultan tenaga ahli dan orang yang berkompeten di bidangnya,

“Terkait dengan keluhan dari masyarakat perlu dikaji lagi,  bagaimana bisa narasumber itu bisa menyimpulkan begitu, dari mana penelitian narasumber tersebut,”katanya.

Namun saat di singgung adanya beberapa titik pekerjaan yang ada mengalami kerusakan dirinya mengatakan.

“Akan kami rangkum dahulu semuanya, itu kemaren keterangan dari tenaga kerja, karena masih basah sudah di injak mobil, jadi ya nanti kita perbaiki, dan tetap ada perawatan dan pertanggung jawaban dari pelaksana,“ujarnya.

 

 

 

 

 

Ahmad yusup /tim

Berita Terkait

Pererat Silaturahmi dengan Ketua PWI Kajari Banggai Akbar Tegaskan Terbuka terhadap Kritik Disertai Bukti dan Laporan
Kejari Banggai Akbar dan Jajaran Unsur Forkopimda Laksanakan Pemusnahan Barang Rampasan dari 23 Perkara yang Telah Inkracht
Kapolda Sulteng Irjen Pol Nasri  Resmikan Polresta Banggai dan Polres Banggai Laut Pesan  Pastikan Negara Hadir di Tengah Masyarakat
Segera Ambil Langkah Tegas Kepala BGN Tetapkan SPPG Kanali Suspend II Polres Bangkep Periksa Seluruh Perangkat Usai Kasus Keracunan MBG
Rastono Sumardi Dipercaya Jadi Juri Lomba Baca Puisi FANCY 2026 Universitas Negeri Padang
51 Warga Terdampak Dugaan Gangguan Kesehatan MBG Bupati Rusli Moidady dan Wabup Serfi Kambey Turun Langsung
PSDKU Untad Buol Mulai Perkuliahan Perdana, 46 Mahasiswa Ikuti Program RPL
Kapolres Bangkep AKBP Ronaldus Langsung Jenguk Puluhan Siswi Diduga Keracunan MBG di Totikum Selatan 52 Orang Terdampak

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:54 WITA

Pererat Silaturahmi dengan Ketua PWI Kajari Banggai Akbar Tegaskan Terbuka terhadap Kritik Disertai Bukti dan Laporan

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:29 WITA

Kejari Banggai Akbar dan Jajaran Unsur Forkopimda Laksanakan Pemusnahan Barang Rampasan dari 23 Perkara yang Telah Inkracht

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:59 WITA

Segera Ambil Langkah Tegas Kepala BGN Tetapkan SPPG Kanali Suspend II Polres Bangkep Periksa Seluruh Perangkat Usai Kasus Keracunan MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 07:36 WITA

Rastono Sumardi Dipercaya Jadi Juri Lomba Baca Puisi FANCY 2026 Universitas Negeri Padang

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:10 WITA

51 Warga Terdampak Dugaan Gangguan Kesehatan MBG Bupati Rusli Moidady dan Wabup Serfi Kambey Turun Langsung

Berita Terbaru

Nasional

Korban Gempa di NTT Terima Bantuan dari Polres Situbondo

Senin, 24 Agu 2026 - 19:27 WITA