BUOL, SUARAUTARA.COM – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buol kunjungi RSUD Mokoyurli menindaklanjuti kejadian 36 Siswa diduga keracunan menu MBG di SDN Bunobogu pada, Rabu (28/1/2026).
Salah satu anggota Komisi I DPRD Kabupaten Buol, yang melakukan kunjungan tersebut diantaranya Sriakndi Batalipu, S.Sos., M.AP. saat dihubungi suarautara.com menyampaikan rasa prihatin sekaligus harapannya agar kejadian serupa tidak terulang.
“Kami turut prihatin atas kejadian di salah satu SDN Bunobogu. Kami berharap seluruh siswa yang terdampak dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa. Ke depan, pelaksanaan program MBG harus diawasi agar keamanan dan kualitas makanan tetap terjaga,” ujar Sriakndi mantan ketua DPRD Buol usai melihat langsung kondisi para siswa di IGD.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua DPD II Partai Golkar Buol ini menegaskan, Komisi I DPRD Buol akan mendorong evaluasi menyeluruh mulai dari pengolahan hingga distribusi makanan MBG.
terpisah, Sekretaris DPRD Kabupaten Buol, Munawir A. Nouk, S,STP, MM membenarkan adanya komisi 1 teurun langsung meninjau ke RSUD Mokyurli Buol.
“ Iya, tadi komisi 1 menyambangi siswa-dan siswa SDN Bunobogu yang diduga keracunan menu MBG,” singat Munawir.
Sebelumnya, Pemerintah Daerah Buol juga melakukan kunjungan ke RSUD Mokoyurli untuk memantau kondisi siswa yang dirawat. Kunjungan dilakukan oleh Pj Sekretaris Daerah Buol, Moh Yamin Rahim, Wakil Bupati Buol, Nasir Daimaroto, dan Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo. Langkah ini sebagai bentuk perhatian dan respons cepat pemerintah terhadap dugaan keracunan.
Sebanyak 36 siswa SDN 7 Bunobogu, Kabupaten Buol, diduga mengalami keracunan makanan dari menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (28/1/2026). Para siswa langsung mendapatkan perawatan medis, sebagian dirujuk ke RSUD Mokoyurli untuk penanganan lebih lanjut.
Pihak RSUD Mokoyurli memastikan bahwa kondisi 36 siswa yang dirawat secara umum stabil dan terus mendapatkan pemantauan dari tenaga medis. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti dugaan keracunan masih dalam proses investigasi oleh instansi terkait.
Kejadian ini menyoroti pentingnya pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Buol. Program ini bertujuan meningkatkan gizi anak sekolah, namun harus dijalankan dengan standar keamanan pangan yang ketat agar risiko kesehatan dapat diminimalkan.[red]
























