[Catatan Redaksi]
SUARAUTARA.COM, Buol – Jika dilihat dari kesiapan seluruh pasangan calon (Paslon) Bupati dan wakil Bupati Buol, sudah dipastikan ada 3 Paslon telah mengantongi rekomendasi B1KWK Partai politik pengusung resmi dan memenuhi syarat pendaftaran di KPU.
Ketiga Paslon itu adalah Abdullah Batalipu – Adidjoyo Dauda (Mengabdi) diusung Golkar dan Demokrat dengan perolehan 6 kursi di DPRD Buol, paslon Rishayudi Triwibowo-Nasir Daimaroto (Naga Bonar) PKB-PPP dan Gerindra dengan kekuatan 8 Kursi serta paslon Abdullah Lamase-Paisal Pontoh (Alpais) dusung Nasdem-Perindo dengan kekuatan 6 kursi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu jika dicermati, masih tersisa 2 paslon, Rusli Umar-Abdullah Kaulusan (Tepat) yang saat ini telah mengantongi rekomendasi PAN dengan perolehan 3 kursi dan Paslon Arianto Rioeh-Muamar Koloi PDI-P dengan 2 kursi.
Kedua paslon ini jika berdasarkan syarat pendaftaran oleh KPU, minimal mendapatkan 5 kursi gabungan dari parpol pengusung untuk syarat pendaftaran di KPU pada tanggal 27 – 29 Agustus, maka otomatis tak memenuhi syarat, karena tidak mencukupi jumlah koalisi parpol pengusung.
Dengan kata lain, kedua paslon ini dihadapankan dengan pilihan berkoalisi dan mengajukan paslon atau menjadi parpol pendukung untuk mendaftar di KPU nanti jika PDI-P dan PAN tak mau jadi penonton pada Pilkada.
Hingga hari ini suhu politik di kabupaten Buol mulai memanas dan menghiasi jendela jejaring media sosial serta diskusi-diskusi kecil di Tengah Masyarakat dengan berbagai prediksi dari masing-masing tim sukses dan relawan untuk menjagokan pilihan mereka pada kontestasi politik 5 tahunan ini.
Perang isu strategis dan saling menyerang antara tim sukses tak bisa dibendung lagi sehingga saling serang terjadi diujung jari-jari tulisan status facebook menghiasi beranda serta menjadi konsumsi public.
Semua paslon yang saat ini sedang berjuang untuk maju bertarung adalah putra terbaik daerah yang punya cita-cita membangun kabupaten Buol lebih baik, sehingga diharapkan kepada para tim sukses dan pendukung untuk menahan diri agar tak terjadi perpecahan di Tengah Masyarakat Buol.
Mereka adalah orang-orang baik dari segala unsur baik mantan birokrat, politisi hingga pengusaha yang punya cita-cita dan mimpi yang sama untuk mengabdikan diri mereka disisa jabatan dan karir politiknya.
Semoga pelaksanaan pilkada di Kabupaten Buol akan berjalan lancar dan sukses serta melahirkan pemimpin yang Amanah dan siap menjalankan janji-janjinya kepada rakyat saat kampanye nanti.**
























