Jaring Pengaman Pangan Ampana: TNI-Bulog Bergerak Cegah Krisis Beras

Jumat, 25 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TOUNA, Suarautara.com – Letkol Arm. Edy Yulian Budiargo, Dandim 1307/Poso, menegaskan pentingnya program Gerakan Pangan Murah (GPM), Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), dan penyaluran bantuan pangan (Banpang) sebagai benteng ekonomi masyarakat Tojo Una-Una, yang terancam gagal panen akibat kemarau panjang dan lonjakan harga beras.

Bantuan cadangan pangan pemerintah bagi 15.554 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Tojo Una-Una merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memastikan akses pangan yang merata, layak,dan berkelanjutan bagi keluarga rentan dan miskin.

Program ini menjadi jaring pengaman sosial di tengah gejolak ekonomi global, dampak perubahan iklim,dan ketidakpastian pasar internasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bantuan akan berlangsung sepanjang Juni dan Juli 2025 dan tidak dipungut biaya sama sekali.

Program ini juga merupakan komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Kemarau panjang dan fluktuasi harga beras telah menimbulkan kekhawatiran, dan bantuan ini bukan solusi sementara, tetapi jaring pengaman vital untuk stabilitas harga dan ketersediaan beras.

Kegiatan penyaluran bantuan di Kantor Koramil 1307-05, Kamis (24/7/2025), dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tojo Una-una, Mahdi, SP, Pimpinan cabang Bulog Poso Bapak Andi Iskandar Zulkarnain, Camat Ampana Kota Moh. Awali, Kapolsek Ampana Kota Iptu Maryanto, Danramil 1307-05/Ratolindo Lettu Cek Risman, dan Babinsa jajaran Koramil Ratolindo.

Kepala Bulog Poso menjelaskan kolaborasi besar di balik program ini, yang melibatkan Badan Pangan Nasional, TNI, Kementerian Koordinator Bidang Pangan RI, DPR RI, Kementerian Pertahanan, BUMN, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una, dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tojo Una-Una.

Penyaluran bantuan dilakukan secara terencana dan tepat sasaran. Bulog berkomitmen menyediakan beras berkualitas dan terjangkau.

Suasana acara penuh khidmat dan semangat gotong royong, dengan penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasih.

Program ini diharapkan tidak hanya mengatasi masalah jangka pendek,tetapi juga meningkatkan ketahanan pangan Tojo Una-Una jangka panjang.

Sinergi TNI dan Bulog menjadi contoh nyata kolaborasi antar lembaga untuk kesejahteraan masyarakat.*[Agung]

Berita Terkait

Bupati Buol Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi Pelayanan Publik Bidang Pertanahan se-Sulawesi Tengah
Hari Keenam Operasi Sar, Tim Gabungan Perluas Area Pencarian Ferdiyansyah di Perairan Teluk Tomin
Korban Penganiayaan, Kades Bongka Koy Serahkan Bukti Tambahan ke Polres Touna
Efisiensi Anggaran 2026, Pemkab Tojo Una-Una Tegaskan Komitmen Layanan Publik Tetap Prioritas
Polres Touna Ungkap 32 Kasus Narkoba Selama Januari–Juni 2026
Sosialisasi Hukum Pidana Dan Perdata, Kades Ihram: Wujudkan Desa Sadar Hukum
Antisipasi Bencana, Disdamkarmat dan BPBD Edukasi Mitigasi Kebakaran Saat Reses Ketua DPRD Tojo Una-una
Ketua BPD Bantuga Tegaskan Tidak Pernah Setujui Penjualan Sapi Pejantan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:46 WITA

Bupati Buol Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi Pelayanan Publik Bidang Pertanahan se-Sulawesi Tengah

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:38 WITA

Hari Keenam Operasi Sar, Tim Gabungan Perluas Area Pencarian Ferdiyansyah di Perairan Teluk Tomin

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:44 WITA

Korban Penganiayaan, Kades Bongka Koy Serahkan Bukti Tambahan ke Polres Touna

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:26 WITA

Efisiensi Anggaran 2026, Pemkab Tojo Una-Una Tegaskan Komitmen Layanan Publik Tetap Prioritas

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:52 WITA

Polres Touna Ungkap 32 Kasus Narkoba Selama Januari–Juni 2026

Berita Terbaru