Ketua BPD Bantuga Tegaskan Tidak Pernah Setujui Penjualan Sapi Pejantan

Minggu, 12 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarautara.com,TOUNA– Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bantuga, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una, berinisial US, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengetahui, menyetujui, maupun mengeluarkan surat perintah terkait dugaan penjualan sapi pejantan oleh Kepala Desa Bantuga.

Pernyataan tersebut disampaikan US langsung di kediamannya pada Minggu (12/7/2026) malam. Langkah ini diambil guna menanggapi pemberitaan yang beredar di media massa mengenai dugaan penjualan bantuan ternak sapi yang bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2018 dan 2019. Berdasarkan data yang ada, bantuan program tersebut berupa 2 ekor sapi pejantan dan 42 ekor sapi betina.

“Kami di BPD tidak pernah diajak musyawarah, tidak pernah tanda tangan, dan tidak pernah keluarkan surat persetujuan untuk penjualan sapi pejantan itu,” ujarnya.

Ia juga mengaku baru mengetahui adanya dugaan penjualan bantuan sapi tersebut setelah ramainya pemberitaan di media.

Luruskan Isu Lahan HKM

Selain memberikan klarifikasi terkait bantuan sapi, dalam kesempatan yang sama US juga meluruskan simpang siur informasi mengenai Hutan Kemasyarakatan (HKM) di Desa Bantuga.

Menanggapi pernyataan Kepala Desa Bantuga yang menyebut lahan HKM bisa diperjualbelikan oleh warga, US memberikan bantahan keras.

Ia menegaskan bahwa lahan HKM merupakan kebijakan resmi pemerintah pusat dengan status Hak Pakai yang diberikan khusus kepada kelompok tani berdasarkan SK Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup.

Oleh karena itu, US mengingatkan bahwa lahan tersebut sama sekali tidak boleh diperjualbelikan, baik oleh warga maupun aparat desa.

“BPD berharap agar proses pengelolaan bantuan desa dilakukan secara transparan dan sesuai dengan aturan yang berlaku,” pungkasnya

Pewarta : Agung

 

 

Berita Terkait

Batas Wilayah Soho Jadi Perhatian Pemuda ASOKA Thamin Nasir Minta Pemda Telusuri Jejak Sejarah Kampung Asam
Satresnarkoba Polres Tojo Una-Una Kembali Ringkus Seorang Pemuda Terkait Dugaan Kasus Sabu
Dinsos Banggai Bergerak Cepat Hariadi Bola Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Lamala
Resmi Dilantik, KORMI Buol Punya Misi Besar: Sehatkan Masyarakat dan Jaga Budaya Lokal
Cabdis Pendidikan Wilayah II Pantau Pelaksanaan TKA SMA 2026 di Donggala, Pastikan Evaluasi Berjalan Optimal
Dampak Kekeringan Dandim 1308/LB Cepi Kartiwa Buat Pembangunan Sumur Bor Untuk  Masyarakat di Desa Kayoa
Kasat Intelkam Usman Tutup Domino Kapolresta Banggai 2026 Pasangan Bangkep Kaban BNN  Baharudin Amka Sanusi Raih Juara I
Kapolsek Lamala Wayan Sukarman Hadiri Ritual Adat Perkuat Sinergi Polri Bersama Masyarakat dan Doa Keselamatan Bersama

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:23 WITA

Batas Wilayah Soho Jadi Perhatian Pemuda ASOKA Thamin Nasir Minta Pemda Telusuri Jejak Sejarah Kampung Asam

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:21 WITA

Satresnarkoba Polres Tojo Una-Una Kembali Ringkus Seorang Pemuda Terkait Dugaan Kasus Sabu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:30 WITA

Resmi Dilantik, KORMI Buol Punya Misi Besar: Sehatkan Masyarakat dan Jaga Budaya Lokal

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Cabdis Pendidikan Wilayah II Pantau Pelaksanaan TKA SMA 2026 di Donggala, Pastikan Evaluasi Berjalan Optimal

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:18 WITA

Dampak Kekeringan Dandim 1308/LB Cepi Kartiwa Buat Pembangunan Sumur Bor Untuk  Masyarakat di Desa Kayoa

Berita Terbaru