Gerak Cepat Polsek Ampana Kota Amankan Pemuda Mabuk dan Terlibat Cekcok Keluarga, Pemuda di Ampana Kota Tega Bacok Ayah Kandung

Minggu, 29 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.COM|TOUNA – Aksi penganiayaan berdarah terjadi di Kelurahan Bonerato, Kecamatan Ampana Kota, pada Sabtu (28/3/2026) malam. Seorang pemuda berinisial IN (32) tega menebas ayah kandungnya sendiri, Muh. Nculi (61), menggunakan sebilah parang hingga mengakibatkan luka robek serius di pelipis kanan korban.

Kapolsek Ampana Kota, AKP Maryanto, mengonfirmasi bahwa insiden tragis ini dipicu oleh pengaruh minuman keras dan perselisihan keluarga. Peristiwa bermula sekitar pukul 20.30 Wita saat pelaku yang dalam kondisi mabuk berniat mengajak adiknya pergi ke kebun.

“Pelaku mencoba membangunkan adiknya dengan nada kasar, namun tidak dihiraukan karena sang adik sedang tidur pulas. Ibu pelaku kemudian menegur agar adiknya tidak diganggu, namun teguran itu justru menyulut emosi pelaku,” ujar AKP Maryanto dalam keterangannya, Minggu (29/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kapolsek, dalam kondisi di bawah pengaruh alkohol, pelaku terlibat cekcok mulut dengan ibunya. Situasi semakin memanas ketika pelaku mengambil parang dan berniat menyerang adiknya yang menolak diajak ke kebun.

“Melihat situasi tersebut, sang ayah (korban) mencoba melerai. Namun naas, sabetan parang pelaku justru mengenai pelipis kanan ayahnya hingga menyebabkan pendarahan hebat. Setelah kejadian, pelaku sempat melarikan diri dari lokasi,” tambah AKP Maryanto.

Personel Piket Polsek Ampana Kota yang menerima laporan warga segera bergerak cepat menuju TKP di Jalan Kuikiti. Polisi bersama Unit PSC Dinas Kesehatan langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Beruntung, nyawa korban berhasil diselamatkan.

Terkait status pelaku, AKP Maryanto menjelaskan bahwa IN kini telah berhasil diamankan beserta barang bukti. Pelaku diketahui memang kerap terlibat cekcok di internal keluarga akibat kebiasaannya mengonsumsi minuman keras.

“Saat ini pelaku sudah kami amankan dan diserahkan ke Unit Resmob Polres Touna untuk proses hukum lebih lanjut. Pihak keluarga juga telah menyatakan akan menuntut secara resmi atas kejadian ini,” tutup Kapolsek.

 

Pewarta/Jurnalis: AGUNG. D

Berita Terkait

Korban Penganiayaan, Kades Bongka Koy Serahkan Bukti Tambahan ke Polres Touna
Kapolsek Luwuk Sita 173 Botol Miras Berbagai Merek Dari MA Diamankan Kos kosan nya
Banjir Lumpur Di Huludebulahu: Aktivitas Peti Di Hutino Diduga Jadi Pemicu
Lindungi Maleo dari Kepunahan Kapolsek Balantak Ajak Warga Hentikan Perburuan Satwa Dilindungi
Kasus Dugaan Penyerobotan Lahan Belum Tuntas Pelapor Desak Polres Parigi Moutong Berikan Kepastian Hukum
Kuasa Hukum Irfan Adenan Desak Kajari Parigi Moutong Segera Terbitkan Surat D 2 Minta Kepastian Hukum Eksekusi Putusan
Polres Gelar 26 Adegan saat Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Kecamatan Banyuglugur
Jangan Mudah Percaya Polresta Banggai Sebut Isu Pemutihan Pajak dan Bakso Tikus di Luwuk Hoaks

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:44 WITA

Korban Penganiayaan, Kades Bongka Koy Serahkan Bukti Tambahan ke Polres Touna

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:18 WITA

Banjir Lumpur Di Huludebulahu: Aktivitas Peti Di Hutino Diduga Jadi Pemicu

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:16 WITA

Lindungi Maleo dari Kepunahan Kapolsek Balantak Ajak Warga Hentikan Perburuan Satwa Dilindungi

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:34 WITA

Kasus Dugaan Penyerobotan Lahan Belum Tuntas Pelapor Desak Polres Parigi Moutong Berikan Kepastian Hukum

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:14 WITA

Kuasa Hukum Irfan Adenan Desak Kajari Parigi Moutong Segera Terbitkan Surat D 2 Minta Kepastian Hukum Eksekusi Putusan

Berita Terbaru

Daerah

Pupuk Phonska Melimpah di Bondowoso

Jumat, 24 Jul 2026 - 19:20 WITA