
Mengawali debut karirnya di ajang Local Pride MMA, Farid pria berbadan kekar dengan tinggi badan 168 CM itu dengan cepat memanfaatkan ruang dan waktu untuk menaklukan Joydi dengan pukulan keras tangan Kiri sehingga membuat Joydi beberapa kali terjatuh dan tak berdaya di ronde pertama menit kedua berlangsung.
Wasit Alwi memimpin pertandingan itu terpaksa harus memberhentikan pertandingan karena Joydi sudah tak berdaya atas pukulan keras Block Out dari Farid yang kala itu mengusai pertandingan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Farid atau biasa disapa Farid Bomag itu berhasil dengan kemenangan TGO dengan menggunakan teknik Ground and Fold.
Tentu kemenangan Farid Fernando Su’a menjadi kabar baik bagi para atlet pegulat di Sulteng k=lebih khusus di kabupaten Buol dan Tolitoli.
Mewakili keluarga kepada suarautara.com, Tokoh Pemuda Buol sekaligus keluarga Budianto Su’a, S,Sos, mengucaokan terima kasih kepada seluruh warga Sulteng khusunya Buol Tolitoli yang sudah mendukung dan mendoakan Farid berlaga di kanca nasional mengharumkan nama daerah dan ini hal positif bagi generasi muda kita.
” Terima kasih anakku, seluruh Keluarga bangga padamu,
teruslah berkarya di cita-citamu yang tinggi, jadilah petarung yang profesional dan membanggakan daerahmu, kelak sejarah akan mencatat satu-satunya anak daerah ini yang mampu berlaga di kanca Nasional adalah Farid Bomag Fernando Su’a, terima kasih juga kepada para sponsor dan seluruh pendukung Nando, kami tidak akan lupa jasa bapak ibu, hormati kami dari SUBERS CLUB,” jawab Budianto Su’a, via pesan wastaapnya.kepada media ini, Minggu (19/2/2023),

Senada, Buyunk Su’a mewakili keluarga mengucapkan selamat kepada Farid Fernando Su’a yang telah memenangkan awal pertarungan ini, semoga kedepan lebih baik lagi dan terus mengharumkan nama daerah di kanca nasional.
” Selamat untuk Farid Bomag, terus berkarya dan jangan pernah puas dengan raihan kesuksesan yang ada, terus berlatih dan menjadi petarung profesional sejati,” pungks Buyunk Su’a. [can77]
























