SURAUTARA.COM, BUOL – Bekerja sebagai pendamping profesional desa di bawah naungan Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kemendesa, PDTT, tidak serta merta membuat pemilik nama lengkap Ir. Moh. Ishak SY. Latama, S.T. ini minder ataupun malu menjadi bakal calon legislatif (Bacaleg) bersama teman-teman se profesi lainnya.

Berbekal ijazah S1 Jurusan Teknik Sipil dan jaringan yang telah di bangun sejak pertama kali menjadi Fasilitator Kecamatan (FK) di era PNPM Tahun 2009 silam. Kemudian menjadi pendamping desa pada tahun November 2015 transformasi dari Fasilitator Teknik Kecamatan pada saat itu dan saat ini menjabat Korkab, Ia pun memilih bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pimpinan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pria kelahiran Leok I, 09 Mei 1983 ini yakin dengan kerja ikhlas, kerja cerdas dan kerja keras akan membuahkan hasil maksimal.

Beruntung, Ithak sapaan akrabnya berhasil mencuri perhatian masyarakat maupun pemerintah desa setelah puluhan tahun mengabdi sebagai pendamping professional bernaung di bawah Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kemendesa, PDTT
“Jika dinilai dari pengalaman dimilikinya sebagai tenaga professional teknik yang juga menjabat sebagai Kordinartor Kabupaten (Korkab) Tenaga Alhi Pendamping desa Kabupaten Buol, Ia pun berhak duduk di kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buol pada Pileg mendatang,” ujar Budyansah, S. Kep salah satu warga Buol kepada media ini, Kamis (15/3/2023).

Menurut Budyansah, keberhasilan Suami dari Sri Ramayani, SKM., M. Tr. Adm. Kes ini dapat dilihat dari pengalamannya selama ini menjadi pendamping desa terlebih mendampingi ratusan desa yang ada di kabupaten Buol.
“Jika kita menginginkan perubahan dan aspirasi bisa tersampaikan, maka saya mendorong sahabat Ithak untuk maju menjadi anggota dewan nanti, soal pengalaman tak diragukan lagi,” tutur Budyansah.
Senada, Sri Wahyuningsih, SE mendorong Ithak untuk maju bertarung di Pileg 2024 mendatang, sebab menurutnya sosok Ithak dikenal sebagai orang yang ramah dan bermasyarakat, serta mampu memimpin tim apalagi terkait pemberdayaan masyarakat dan desa.
“Kami yakin dan percaya sosok Ithak mampu menjadi wakil rakyat di dapilnya untuk membuktikan serta mewujudkan aspirasi rakyat di parlemen,” tandas Sri Wahyuningsih, SE.
Dengan keyakinan penuh serta tekad yang bulat, ayah dari Raihanah Ramadhani MI. Latama, Chayra Rifayyah MI. Latama, dan Mahadri Atharrayhan Latama itu mencoba bertarung menjadi caleg dengan maju di daerah pemilihan 1 meliputi kecamatan Biau, Karamat dan Lakea.
Meski tak memiliki finansial yang besar seperti caleg lainnya, namun Ithak tidak patah semangat. Baginya silaturahmi dibangun bukan berdasarkan kepentingan transaksional tetapi masyarakat butuh sosok wakil rakyat yang bisa menjaga kepercayaan mereka, memahami dan mengerti apa yang dibutuhkan oleh masyarakat itu sendiri.
“menjadi caleg di PKB saya sadar tidak punya modal finansial yang besar. Tapi saya punya keyakinan, saat kampanye nanti saya hanya mengandalkan serta merawat dan menjaga silaturahmi saya selama ini dengan masyarakat,” tuturnya.
Dengan pembawaan yang ramah, Ithak juga berusaha menjaga etika dengan tidak melakukan atau menyebar fitnah serta hoax dan melakukan provokasi ke masyarakat. Ia pun tak lupa berterima kasih kepada pengurus DPC PKB Buol, yang telah mendorongnya untuk maju bertarung memperebutkan kursi DPRD Buol nanti.(red)






















