MUARAENIM, (Sumsel) – Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim M Nasir saat di mintai tanggapannya melalui via whatsapp atas proyek pembangunan jalan Pulau Panggung Segamit enggan berkomentar, Kamis 16 Februari 2023.
Sebagaimana diketahui, hingga memasuki bulan ke dua tahun 2023, proyek pembangunan jalan pulau Panggung Segamit masih menjadi misteri tanda tanya bagi masyarakat belum ada titik terangnya.
Pasalnya, diketahui proyek pembangunan jalan pulau panggung segamit pada tanggal 13 Desember 2022 lalu ada beberapa Angggota DPRD Muara Enim komisi 2 diantaranya, Muhammad Chandra, Muhammad Nasir, Dwi Windarti dan Afrianto. Ke-4 Angggota komisi dua tersebut di iringi tokoh masyarakat perwakilan ikatan wartawan Semende (IWAS) dan sejumlah wartawan .Sudah melakukan sidak di Desa Batu surau dan Desa Pajar bulan mengecek langsung kelapangan dimana proyek itu dianggapnya telah merugikan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Anggota DPRD dari komisi 2 saat melakukan sidak pada tanggal 13/12/22 dirinya akan memanggil Kontraktor PPK dan akan melihat RAB yang akan disesuaikan dengan pekerjaan tersebut,dan akan mengkaji kinerja PPKnya apakah sudah sesuai dengan tugas dan fungsinya kalau tidak sesuai kinerjanya kita akan minta ganti untuk PPK nya dan CV pemecutan akan di blacklist Ucapnya dengan tegas
Namun sampai saat ini di tahun 2023 sudah masuk bulan kedua belum juga dipanggil dan juga belum mendapatkan titik terangnya.
M Nasir Anggota DPRD asal masyarakat Semende Darat Ulu (SDU) saat dimintai tanggapannya dari awak media melalui via whatsapp atas proyek pembangunan jalan pulau panggung segamit nggan berkomentar. Ada apa?.
Yang dibutuhkan masyarakat bukan janji tapi bukti, Nyatanya sampai saat ini belum juga dipanggil. Masyarakat kecewa dengan hasil sidak Angggota dewan dari komisi dua dimana pada siaran persnya akan memanggil Kontraktor PPK akan mengecek RAB dan akan menyesuaikan dengan hasil pekerjaan.
Salah satu masyarakat Semende yang enggan disebutkan namanya sangat menyanyangkan dengan hasil siaran persnya Angggota dewan dari komisi 2 hanya omong Kosong belaka mungkin yang disampaikanya hanya untuk meredam gejolak Masyarakat.
Ditambahkannya lagi, kami masyarakat semende meminta kepada Aparat penegak hukum PLT Bupati Muara Enim Ahmad Usmarwi Kaffah, untuk memangil Kontraktor PPK dan melihat RAB bangunan proyek tersebut apakah sudah sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.Karena proyek ini diduga kuat telah merugikan masyarakat pintanya.
(Rusilin)

























