Warga Desa Karang Negara Keluhkan Akses Jalan, Berharap Pemerintah Segera Bangun Jembatan

Jumat, 10 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarautara.com,OKU TIMUR– Warga Desa Karang Negara, Kecamatan Madang Suku II, mengeluhkan sulitnya akses transportasi untuk beraktivitas keluar masuk desa. Hingga saat ini, masyarakat masih harus mempertaruhkan keselamatan dengan menyeberangi derasnya arus Sungai Komering karena belum adanya jembatan penghubung yang menghubungkan desa mereka dengan wilayah luar.

Kondisi tersebut membuat Desa Karang Negara seolah terisolasi. Untuk bekerja, berdagang, mengurus keperluan administrasi, mendapatkan pelayanan kesehatan, hingga memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga harus terlebih dahulu menyeberangi Sungai Komering menggunakan akses penyeberangan yang tersedia.

Perjuangan itu tidak hanya dirasakan oleh masyarakat yang menjalankan aktivitas sehari-hari, tetapi juga para pelajar. Setiap hari mereka harus menyeberangi sungai demi menempuh pendidikan di luar desa. Saat debit air meningkat dan arus sungai semakin deras, perjalanan menuju sekolah menjadi lebih berisiko dan mengkhawatirkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan warga, kondisi tersebut telah berlangsung selama berpuluh-puluh tahun. Sejak Desa Karang Negara berdiri, hingga kini pemerintah belum pernah membangun jembatan yang dapat menjadi akses utama bagi masyarakat untuk keluar masuk desa.

Warga menilai keberadaan jembatan sangat penting untuk meningkatkan keselamatan, memperlancar aktivitas ekonomi, mempermudah akses pendidikan, serta mempercepat pelayanan kepada masyarakat. Mereka berharap pemerintah dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi yang mereka alami.

Selain mempermudah mobilitas warga, pembangunan jembatan juga diyakini akan membuka keterisolasian Desa Karang Negara dan mendorong pertumbuhan ekonomi serta pembangunan di wilayah tersebut.

Masyarakat dan para pelajar berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan jembatan agar mereka tidak lagi harus mempertaruhkan keselamatan setiap kali hendak beraktivitas maupun menuntut ilmu di luar desa.

 

Reporter: Yessy

Berita Terkait

Polsek Madang Suku I Ungkap Kasus Pencurian Motor, 2 Pelaku Diamankan
Polres OKU Timur Salurkan Bantuan Sosial kepada Insan Pers saat Jelang HUT Bhayangkara ke 80
Jelang HUT Bhayangkara ke 80, Kapolres OKU Timur Ziarah ke TMP Jurai Komering Sakti, Kenang Jasa Pahlawan
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Belitang III Tanam Ribuan Bibit Pohon Untuk Kelestarian Lingkungan
Penyelesaian Tapal Batas OKU Timur dan OKI Masuki Babak Baru, Segera Gelar Survei Lapangan Bersama
Dukung Program Ketahanan Pangan, Polsek Belitang I Tanam Jagung Bersama Forkopicam
Pelepasan Kafilah OKU Timur Pada MTQ ke XXXI Sumsel Berlangsung Khidmat, Sekda Beri Pesan dan Motivasi
Kapolres OKU Timur Resmikan Jembatan Merah Putih, Wujud Pengabdian Polri Kepada Masyarakat di HUT Bhayangkara ke 80

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:04 WITA

Warga Desa Karang Negara Keluhkan Akses Jalan, Berharap Pemerintah Segera Bangun Jembatan

Minggu, 5 Juli 2026 - 05:07 WITA

Polsek Madang Suku I Ungkap Kasus Pencurian Motor, 2 Pelaku Diamankan

Senin, 29 Juni 2026 - 19:31 WITA

Polres OKU Timur Salurkan Bantuan Sosial kepada Insan Pers saat Jelang HUT Bhayangkara ke 80

Senin, 29 Juni 2026 - 19:24 WITA

Jelang HUT Bhayangkara ke 80, Kapolres OKU Timur Ziarah ke TMP Jurai Komering Sakti, Kenang Jasa Pahlawan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:37 WITA

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Belitang III Tanam Ribuan Bibit Pohon Untuk Kelestarian Lingkungan

Berita Terbaru

Kriminal

Dua Orang di Pemdes Jangkar Ditetapkan Sebagai Tersangka

Jumat, 10 Jul 2026 - 06:54 WITA