Diduga Panic Buying, Stok Minyak Goreng Murah Ludes di Pasaran Buol

Jumat, 18 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Minyak Goreng Kemasan dengan harga Murah, sulit di dapatkan di Pasaran dan Toko (Foto : Ilustrasi)

Minyak Goreng Kemasan dengan harga Murah, sulit di dapatkan di Pasaran dan Toko (Foto : Ilustrasi)

SUARAUTARA.COM, Buol – Pemerintah Pusat melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) telah menyiapkan dana sebesar Rp7,6 triliun yang akan digunakan untuk membiayai penyediaan minyak goreng kemasan bagi masyarakat sebesar 250 juta liter per bulan atau 1,5 miliar liter selama enam bulan.

Semenjak terbit kebijakan minyak goreng murah pada 19 Januari 2022 kemarin, harga minyak goreng turun dari Rp20.000 per liter menjadi Rp14.000 per liter.

Meski begitu, berdasarkan pantauan suarautara.com, dibeberapa pasar tradisional seperti pasar Paleleh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga hari ini Jum’at 18 Januari 2022 stok ketersediaan minyak goreng murah sulit didapatkan dipasaran apalagi di kios dan Toko kelontongan.

Per hari ini, dari 3 toko sembako dan pasar yang dipantau, minyak goreng murah ini pun masih sulit ditemui. Bahkan, di beberapa toko dan minimarket stok minyak goreng murah ini ludes hanya dalam waktu satu hari.

Salah satu pemilik toko minimarket di pertokoan Paleleh yang meminta namanya tak dipublis  mengungkapkan kekosongan stok minyak goreng ini langsung terjadi seminggu setelah keputusan penurunan harga diberlakukan. “Minyak itu dari awalnya emang ada stoknya. Pas begitu program pemerintah mulai pas tanggal 19 itu selang seminggu stok langsung habis,” ujarnya saat ditemui, Jum’at, 26 Januari 2022.

Hingga hari ini, ia mengaku belum mendapat kiriman stok minyak goreng dari gudang pusat. Maka dari itu, rak bagian tempat display minyak goreng dibiarkan kosong akibat kosongnya stok minyak goreng. “Memang belum ada pengiriman lagi dari DC-nya, padahal kita juga pas kemarin ada minyak goreng murah sudah membatasi kepada konsumen maksimal pembelian 1 pouch kemasan 2 liter,” lanjutnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Diskumperindag Kabupaten Buol, Djufrin Dj. Manto, SE mengatakan, kejadian ini diakibatkan sebagian masyarakat yang melakukan panic buying.

“Sebetulnya kami sudah mengimbau kepada masyarakat dan membatasi penjualannya yaitu maksimal satu orang dua liter, hanya mungkin ada kekhawatiran dari warga Buol itu, mumpung minyak murah beli banyak atau nyetok banyak. Jadi ada semacam panic buying di masyarakat,” ujar Manto saat dihubungi, Jum’at (18/02/2022).

Maka, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan panic buying. Sebab, program minyak goreng murah ini akan berlangsung selama 6 bulan ke depan. “Jadi kami mengimbau beli seusai kebutuhan saja, karena ini programnya bakal berjalan berjalan selama 6 bulan,” lanjutnya.

“Jadi Pemerintah Pusat itu sudah menggelontorkan anggaran sebesar Rp7,6 triliun melalui Badan Pengelola Perkebunan Kelapa Sawit yang nantinya digunakan untuk membiayai minyak goreng yang harganya Rp14.000. Jadi disubsidi ke pabrikan-pabrikan sehingga pabrik tidak akan rugi karena sudah di subsidi oleh pemerintah,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Ruslan Panigoro

Berita Terkait

SMP Negeri Mirqan Luwuk Selatan Resmi Hadir Usung Konsep Smart School untuk Wujudkan Banggai Cerdas
RUPS PT Banggai Energi Utama Setujui Dividen Tahun Buku 2025 Perkuat Tata Kelola Perusda
Inovasi Pelayanan Publik Tegas Bupati Amirudin Harus Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat
Saat Pimpin Rapat Persiapan GTRA 2026 Bupati Amirudin Tegaskan Reforma Agraria untuk Kesejahteraan Masyarakat Banggai
Buka Diklat Koperasi Merah Putih Bupati Amirudin Dorong Digitalisasi dan Penguatan Ekonomi Desa
Pastikan Kualitas Makan Bergizi Gratis, Kapolres Tolitoli bersama Forkopimda Sidak SPPG di Baolan
Kuasa Hukum Wahid Rimpu Tanggapi Laporan Pencemaran Nama Baik: Unsur Rasa Malu Ditentukan Ahli Bahasa
Resmikan Tiga Ruangan Baru di Kejari Touna, Kajati Sulteng Dorong Percepatan Digitalisasi

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:12 WITA

SMP Negeri Mirqan Luwuk Selatan Resmi Hadir Usung Konsep Smart School untuk Wujudkan Banggai Cerdas

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:45 WITA

RUPS PT Banggai Energi Utama Setujui Dividen Tahun Buku 2025 Perkuat Tata Kelola Perusda

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:29 WITA

Inovasi Pelayanan Publik Tegas Bupati Amirudin Harus Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:04 WITA

Saat Pimpin Rapat Persiapan GTRA 2026 Bupati Amirudin Tegaskan Reforma Agraria untuk Kesejahteraan Masyarakat Banggai

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:43 WITA

Buka Diklat Koperasi Merah Putih Bupati Amirudin Dorong Digitalisasi dan Penguatan Ekonomi Desa

Berita Terbaru