Delapan Kasus Suspek Campak Ditemukan di Desa Lamakan, Satu Anak Meninggal Dunia

Minggu, 21 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buol, Suarautara.com – Warga Desa Lamakan, Kecamatan Karamat, Kabupaten Buol digegerkan dengan ditemukannya delapan kasus suspek campak, dengan satu anak meninggal dunia. Seluruh kasus tersebut diketahui memiliki hubungan epidemiologi.

Dari hasil pemeriksaan laboratorium, satu orang telah dinyatakan positif campak setelah spesimen darahnya dikirim ke laboratorium rujukan di Surabaya.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Buol bersama lintas sektor langsung bergerak cepat dengan menyelenggarakan Outbreak Response Immunization (ORI) atau imunisasi tanggap wabah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah-langkah yang dilakukan antara lain diantaranya Melakukan koordinasi lintas sektor, dan Melaksanakan sosialisasi ORI kepada masyarakat Desa Lamakan.

Menyasar 165 anak usia 9 bulan hingga di bawah 16 tahun untuk diberikan vaksin MR

Pada hari pertama, capaian imunisasi telah mencapai 75 persen, yaitu sebanyak 125 anak berhasil mendapatkan vaksin MR

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buol, Gamar Lahamade, S.Gram, Apt, M.AP, menegaskan pihaknya akan terus memaksimalkan capaian imunisasi agar seluruh anak di Desa Lamakan terlindungi dari bahaya campak.

> “Campak adalah penyakit menular yang sangat berbahaya, bahkan bisa menyebabkan kematian. Karena itu kami mengajak seluruh orang tua untuk membawa anak-anaknya mengikuti imunisasi MR agar terhindar dari risiko penyakit ini,” ujar Gamar kepada Suarautara.com, Minggu (21/9/2025).

Dinas Kesehatan juga mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera melapor ke fasilitas kesehatan terdekat jika menemukan gejala campak pada anak, seperti demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, hingga munculnya ruam di kulit.(ucan)

 

Berita Terkait

Dugaan Pelanggaran UU ITE, Konten “Orang Hilang” Bergambar Bupati Buol Masuk Polda Sulteng
SPIP Buol Dievaluasi, Tiga PD Wajib dan Sektor Strategis Jadi Sorotan
Doa di Tengah Kemarau, Warga Kwalabesar Gelar Salat Istisqa di Halaman Masjid Al-Hasanah
Perjuangkan Infrastruktur ke Pusat, Bupati Buol Pastikan Rp21,8 Miliar untuk Jalan Negeri Lama–Modo I
Jemput Peluang ke Pusat, Bupati Buol Temui Wamenkop RI Bahas Koperasi
Perangi Korupsi dari Hulu, Bupati dan Wabup Buol Dorong Penguatan Integritas
Purna Tugas Setelah 24 Tahun Mengabdi, Satpol PP Buol Beri Penghargaan untuk Abd. Haris
Bahas Penanganan TB dan CKG, Wabup Buol Hadiri Pertemuan Tiga Wamen RI di Palu

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:04 WITA

Dugaan Pelanggaran UU ITE, Konten “Orang Hilang” Bergambar Bupati Buol Masuk Polda Sulteng

Selasa, 8 September 2026 - 06:12 WITA

SPIP Buol Dievaluasi, Tiga PD Wajib dan Sektor Strategis Jadi Sorotan

Senin, 7 September 2026 - 09:33 WITA

Doa di Tengah Kemarau, Warga Kwalabesar Gelar Salat Istisqa di Halaman Masjid Al-Hasanah

Jumat, 4 September 2026 - 14:29 WITA

Perjuangkan Infrastruktur ke Pusat, Bupati Buol Pastikan Rp21,8 Miliar untuk Jalan Negeri Lama–Modo I

Kamis, 3 September 2026 - 11:25 WITA

Jemput Peluang ke Pusat, Bupati Buol Temui Wamenkop RI Bahas Koperasi

Berita Terbaru

Nasional

Jabatan Adalah Amanah yang Harus Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:49 WITA