SUARAUTARA.COM,Minahasa, – Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Minahasa memicu aksi cepat dari Bupati Minahasa Robby Dondokambey, SSi MAP (RD) dan Ketua TP-PKK Minahasa Martina Dondokambey-Lengkong, SE (MDL). Tak hanya memberikan instruksi, keduanya turun langsung ke lokasi terdampak pada Minggu (23/3), menyalurkan bantuan kepada warga yang membutuhkan.
Wilayah yang mendapat perhatian utama adalah Malendeng, perbatasan antara Desa Sawangan Jaga VI dan Desa Tikela di Kecamatan Tombulu. Meskipun berbatasan langsung dengan Kota Manado, kawasan ini masih dalam teritorial Kabupaten Minahasa dan menjadi salah satu titik paling terdampak.
Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) dan Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Minahasa, Bupati RD bersama Ketua TP-PKK MDL membawa bantuan berupa makanan dan kebutuhan pokok. “Kami hadir bersama PMI dan YJI Minahasa untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak banjir di Malendeng dan Tikela. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban mereka,” ujar Bupati RD.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari pantauan di lapangan, genangan air di beberapa titik masih cukup tinggi, terutama di Jaga VI Sawangan. Bupati RD juga menyempatkan diri meninjau kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano yang terdampak, guna mencari solusi jangka panjang dalam mitigasi bencana.
Bupati RD dan Ketua TP PKK MDL menegaskan bahwa pemerintah selalu hadir dalam setiap kondisi darurat. “Kami ingin masyarakat tetap kuat dan sehat. Pemerintah akan terus berupaya memberikan dukungan terbaik bagi warga yang terdampak,” kata keduanya penuh empati.
Kedatangan pemimpin daerah ini disambut dengan penuh rasa haru oleh warga. “Terima kasih Pak Bupati dan Ibu Bupati atas bantuannya. Sebelumnya juga terima kasih kepada Ibu Wakil Bupati Vanda Sarundajang dan Nona Dewan Sarah Dondokambey yang telah datang membantu di saat kami membutuhkan,” ungkap sejumlah warga dengan tulus.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati RD dan Ketua TP PKK MDL turut didampingi Camat Tombulu Shanti Lengkong, SSSTP, serta pengurus PMI dan YJI Minahasa, dr. Alda Manampiring dan Silvana Wuysang. Pemerintah daerah terus mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan serta selalu mengikuti arahan demi keselamatan bersama.(ara)
























