Suarautara.com, Touna – Pada apel perdana Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una, Bupati Ilham Lawidu menyerahkan penghargaan tertinggi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) kepada Lurah Dondo Barat, Hadijah, S.Sos. Penghargaan tersebut diberikan atas prestasi keberhasilan menurunkan angka stunting di wilayah kelurahan.
Penyerahan penghargaan berlangsung di hadapan ribuan ASN dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin, (5/1/2026).
Pilar Pencegahan Stunting merupakan strategi nasional yang dijalankan secara komprehensif. Pilar tersebut meliputi komitmen kepemimpinan, kampanye nasional dan perubahan perilaku, konvergensi program, gizi dan ketahanan pangan, serta pemantauan dan evaluasi. Upaya ini juga terintegrasi dengan penerapan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), seperti stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air bersih, sampah, dan limbah rumah tangga.
Sementara itu, Lurah Dondo Barat, Hadijah, S.Sos, kepada Suarautara.com menjelaskan bahwa penghargaan tersebut diraih berkat keberhasilan Pemerintah Kelurahan Dondo Barat dalam menurunkan angka stunting melalui penilaian ketat berbasis sejumlah indikator yang dimonitor melalui aplikasi Kementerian Dalam Negeri.
“Kami dinilai melalui indikator yang cukup ketat dan terukur oleh Kemendagri,” ujarnya, Selasa, (6//1/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hadijah juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Tojo Una-Una berhasil menempati peringkat keempat nasional dari 169 daerah dengan nilai 51,78 (kategori Inovatif), berada di bawah Kabupaten Banggai (70,43), Kabupaten Morowali (64,43), dan Kota Palu (58,32). Pencapaian tersebut berdasarkan Keputusan Mendagri Nomor 400.10.11-6097 Tahun 2025 tentang Indeks Inovasi Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota Tahun 2025.
Hadijah, S.Sos dikenal sebagai sosok pemimpin sederhana yang mampu menginspirasi melalui kerja nyata dalam menata pemerintahan kelurahan yang berorientasi pada pelayanan masyarakat. Melalui berbagai terobosan, ia berhasil menghadirkan perubahan signifikan di Kelurahan Dondo Barat, yang menjadi salah satu dari 12 kelurahan di Kabupaten Tojo Una-Una.
Perempuan yang akrab disapa Ijah ini menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan penuh masyarakat.
“Keberhasilan ini adalah hasil kolaborasi. Masyarakat merasa memiliki dan bersama-sama menjaga Kelurahan Dondo Barat tetap aman, damai, dan kondusif. Kunci utamanya adalah transparansi dan kolaborasi seluruh pihak yang saling terkoneksi dengan baik,” paparnya.
Menurutnya, capaian tersebut bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan motivasi untuk terus bekerja keras dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.***/Agung
























