Buol – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Buol menggelar rapat koordinasi terkait revisi anggaran guna mendukung administrasi pengelolaan dana hibah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Surya Wisata, Buol, pada 20 November 2024, dengan tujuan utama memastikan pengelolaan dana Pilkada yang transparan dan akuntabel.
Rapat ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Ketua Bawaslu Kabupaten Buol, Sekretaris Daerah Kabupaten Buol, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), anggota Bawaslu beserta sekretariatnya, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Inspektorat, serta perwakilan media.
Dalam pembahasan, sejumlah poin penting menjadi fokus diskusi, seperti revisi nomenklatur anggaran hibah untuk mempermudah pengelolaan dana Pilkada, mekanisme penggunaan dana, serta langkah penguatan transparansi pengawasan tahapan Pilkada 2024. Koordinator Divisi Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu, Ismajaya, S.Sos., menegaskan pentingnya pengelolaan dana hibah yang sesuai aturan. Ia menyatakan bahwa setiap revisi anggaran harus dijalankan berdasarkan regulasi yang berlaku dan dilaporkan kepada pemerintah daerah untuk menjamin akuntabilitas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pengelolaan dana hibah untuk Pilkada harus dilakukan secara transparan dan akuntabel. Ini merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi,” ujar Ismajaya.
Selain itu, rapat juga menyoroti perlunya penyusunan laporan keuangan yang profesional dan akuntabel. Seluruh peserta rapat sepakat untuk berkomitmen menjaga transparansi dalam semua tahapan Pilkada serta memastikan anggaran digunakan secara efektif dan efisien.
Sebagai tindak lanjut, rapat lanjutan akan dijadwalkan setelah revisi anggaran disahkan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh pihak dalam mendukung kelancaran Pilkada 2024.
Rapat koordinasi ini mencerminkan komitmen kuat antara Bawaslu, pemerintah daerah, dan pihak-pihak terkait dalam mewujudkan Pilkada yang adil, transparan, dan sesuai dengan harapan masyarakat Kabupaten Buol. Dengan sinergi yang baik, diharapkan Pilkada 2024 dapat berjalan sukses dan demokratis.(Nur Fajriah Radjak)






















