BUOL, SUARAUTARA.COM – Dalam rangka mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Buol menggelar rapat evaluasi penagihan piutang pajak daerah, bertempat di ruang rapat Bapenda Buol, Selasa (16/7/2025).
Rapat yang berlangsung sejak pukul 08.15 hingga 10.30 WITA ini dipimpin oleh Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah, mewakili Kepala Bapenda Buol Munawir A. Nouk, S.STP, MM.
Turut hadir dalam rapat tersebut Kasubid Penagihan Pajak Daerah, Supardi, SE, Kasubid Pembukuan dan Pelaporan, Muhajir B. Ngasang, S.Sos, serta staf dari Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Fokus utama rapat adalah mengevaluasi strategi penagihan dan mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam proses pemungutan piutang pajak daerah.
Rapat ini juga menjadi ajang konsolidasi internal untuk memastikan target PAD dari sektor pajak daerah dapat tercapai secara maksimal.
Kepala Bapenda Buol, Munawir A. Nouk dalam keterangannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. “Optimalisasi penerimaan piutang pajak tidak bisa hanya dibebankan pada Bapenda. Dibutuhkan sinergi dengan pemerintah kecamatan, desa, kelurahan, dan juga petugas pemungut pajak di lapangan,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa piutang pajak daerah yang belum tertagih harus menjadi perhatian serius agar tidak menghambat capaian pembangunan daerah.
“Piutang pajak adalah potensi pendapatan yang nyata, tinggal bagaimana kita bisa menagihnya dengan pendekatan yang tepat dan sistematis,” tambah mantan Sekretaris DPRD Buol ini.
Rapat ini juga diharapkan menghasilkan rumusan tindak lanjut yang konkret untuk mempercepat proses penagihan, baik melalui pendekatan administratif maupun persuasif, dengan tetap mengedepankan asas keadilan dan pelayanan publik yang optimal.*ucan*












