SUARAUTARA.COM,Bolmong– Tak ada masalah yang tidak dapat di selesaikan jika kita tempuh dengan asas kekeluargaan, Demikian halnya persoalan politik pesta demokrasi pemilihan Sangadi desa Wangga baru yang sempat muncul dan jadi topik hangat di tengah masyarakat terkait aset desa akhirnya dapat di selesaikan dengan musyawarah kekeluargaan.
Informasi ini di sampaikan langsung oleh Sangadi wangga baru Suardi Potabuga, ” Iya tadi malam kami telah melakukan pertemuan dengan semua calon Sangadi Wangga baru dan Alhamdulilah persoalan terkait aset desa semua sepakat bahwa sudah selesai. Mereka para calon Sangadi hanya meminta agar semua Calon sangadi agar benar-benar fair dan tidak melakukan kegiatan yang dapat merugikan calon lain di antaranya money politik.
Lebih lanjut kata Suardi, bahwa pada Selasa 11/1/2022 ia mendapat petunjuk pimpinannya yaitu Camat Dumoga Barat untuk segera menarik aset yang masih berada dirumah Sekdes yang sedang cuti yakni bapak hasanudin mokodompit karena mencalonkan diri kandidat Sangadi Wangga baru atas laporan dari salah satu calon Sangadi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Besoknya saya langsung tindak lanjuti dengan surat tugas kepada Plh Sekdes, 2 kepala dusun dan 1 ketua RT untuk menarik aset dan sudah ada berita acaranya dan aset sudah ditarik, ” Ujar Suardi potabuga yang memilih tak mencalonkan diri lagi di pilsang, Sabtu 15/01/22.
Terpisah camat Dumoga tenggara Malpin Dako SAP.MAP ketika di hubungi media ini membenarkan pernyataan Sangadi Wangga baru tersebut bahwa persoalan aset desa di Wangga baru sudah selesai dengan penuh warna kekeluargaan.
Menurut mantan camat Dumoga tenggara ini persoalan yang di laporkan oleh masyarakat desa Wangga baru terkait inventaris desa akhirnya sudah bisa di selesaikan secara kekeluargaan.
” Jumat kemarin saya menerima tamu yakni pemdes Wangga baru, Ketua dan Anggota BPD,Tokoh masyarakat dan lembaga adat serta panitia pemilihan Sangadi. Dalam pertemuan tersebut di bahas terkait bagaimana agar konstalasi politik menjelang pelaksanaan pilsang di Wangga baru dapat di netralisir dan segera berakhir, Dan Alhamdulilah akhirnya apa yang jadi pokok persoalan yang sempat muncul dapat di sepakati akan di selesaikan secara kekeluargaan, ” ucap camat Malpin.
Pada kesempatan itu, Camat Dumoga Barat meminta agar keluhan salah satu Calon Sangadi di desa Wangga Baru penanganannya perlu diseriusi oleh antara lain BPD bersama unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, lembaga adat.
Malpin juga meminta kepada Panitia Pemilihan Sangadi desa Wangga baru agar dapat menyelesaikan persolan ini secara persuasif yakni melakukan pendekatan kepada pihak terkait yang keberatan terhadap persoalan aset yang ketika itu masih di tangan Sekdes yang sedang cuti.
“Alhamdulilah saya sudah dapat info bahwa pemdes, BPD dan panitia pilsang desa Wangga baru telah melakukan pertemuan dengan seluruh calon Sangadi dan semuanya bisa menerima kesepakatan tersebut. Dalam waktu dekat juga pemerintah kecamatan akan melaksanakan deklarasi damai dan penanda tanganan pakta integritas bersama seluruh para calon sangadi untuk di sepakati bersama.
Camat Malpin juga menghimbau kepada para calon Sangadi dan seluruh warga masyarakat desa Wangga baru khususnya dan wilayah kecamatan Dumoga barat pada umumnya untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan pemilihan Sangadi yang tidak lama lagi akan di gelar, ” tutupnya.(Tim)






















