SuaraUtara.com, Buol – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 mulai digelorakan Pemerintah Kabupaten Buol. Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih Tahun 2026 resmi dicanangkan bertepatan dengan pelaksanaan Car Free Day di kawasan Kompleks Tugu Masjid Agung, Kelurahan Leok II, Minggu pagi (9/8/2026).
Pencanangan tersebut menjadi momentum untuk kembali menghidupkan semangat nasionalisme sekaligus mengajak masyarakat menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai ruang memperkuat persatuan dan gotong royong.
Bupati Buol Risharyudi Triwibowo, Wakil Bupati Buol Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, SH., MH., Sekretaris Daerah Kabupaten Buol Moh. Yamin Rahim, SH., MH., bersama unsur Forkopimda, pimpinan OPD, instansi vertikal, perbankan, BUMN/BUMD, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, ASN, pelajar hingga masyarakat umum turut hadir dalam kegiatan tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua panitia dalam laporannya menyampaikan, Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih Tahun 2026 dilaksanakan sebagai tindak lanjut Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 400.10.1.1/5191/SJ tanggal 10 Juli 2026.
Mengusung tema “Indonesia Bedaulat, Adil dan Makmur”, gerakan tersebut diarahkan untuk meningkatkan rasa cinta tanah air, memperkuat nasionalisme serta menanamkan kesadaran bahwa Merah Putih merupakan simbol persatuan bangsa.
Kabupaten Buol tercatat telah lima tahun secara konsisten melaksanakan gerakan pembagian bendera tersebut.
Bahkan, pada pelaksanaan tahun 2023, Kabupaten Buol berhasil masuk dalam 10 besar kabupaten terbaik di tingkat Sulawesi dalam penyelenggaraan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih.
“Tahun ini merupakan tahun ke-5 Kabupaten Buol melaksanakan gerakan ini secara konsisten,” ujar Ketua Panitia.
Dari sisi pembiayaan, kegiatan tersebut bersumber dari DPA Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Buol Tahun Anggaran 2026. Pelaksanaannya juga diperkuat melalui partisipasi sukarela serta dukungan perbankan, di antaranya Bank BPR, Bank Sulteng dan Bank BRI Cabang Pogogul.
Sementara itu, sambutan Bupati Buol Risharyudi Triwibowo dibacakan oleh Wakil Bupati Moh. Nasir Dj. Daimaroto.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa bendera Merah Putih bukan sekadar kain yang dikibarkan setiap Agustus. Di balik simbol tersebut terdapat sejarah panjang perjuangan, pengorbanan dan cita-cita para pahlawan dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan.
“Di balik kibarannya tersimpan cita-cita luhur untuk mewujudkan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.”
Menurutnya, momentum bulan kemerdekaan harus menjadi kesempatan untuk kembali memperkuat patriotisme dan rasa bangga sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Bupati juga meminta seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari camat, lurah, kepala desa hingga ketua RT/RW, untuk aktif menggerakkan masyarakat mengibarkan bendera Merah Putih secara serentak selama bulan kemerdekaan.
Pengibaran bendera tersebut diimbau berlangsung mulai 1 hingga 30 Agustus.
Bupati juga mengajak masyarakat mengisi kemerdekaan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Kerja jujur, menjaga persatuan, meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat budaya gotong royong hingga menaati hukum disebut sebagai bentuk nyata penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan.
Selain itu, masyarakat dan seluruh pejabat yang hadir didorong ikut berpartisipasi melalui gerakan swadaya secara sukarela.
Dana yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk membeli bendera Merah Putih yang layak untuk dibagikan kepada masyarakat yang belum memilikinya.
“Kegiatan ini sengaja kita laksanakan bertepatan dengan Car Free Day agar tidak hanya menjadi sarana berolahraga dan menjaga kesehatan, tetapi juga wadah kebersamaan untuk mempererat tali persaudaraan dan gotong royong,” kata Bupati dalam sambutannya.
Pencanangan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih Kabupaten Buol Tahun 2026 kemudian resmi dibuka.
Bupati Buol juga menyampaikan pesan penutup dengan semangat kemerdekaan.
“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! Jayalah Indonesiaku, Jayalah Kabupaten Buol, Buol Hebat! Merdeka!”
Gerakan pembagian bendera tersebut diharapkan tidak berhenti pada seremoni.
Momentum HUT ke-81 RI menjadi ruang bersama bagi masyarakat Buol untuk memperkuat persatuan, menjaga semangat kebangsaan dan menerjemahkan kemerdekaan melalui kerja nyata bagi daerah.***

























