Satpolairud Polres Situbondo Himbau Para Nelayan Tak Abaikan Keselamatan di Laut Ketika Musim Angin Timur Datang

Minggu, 9 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarautara.com,situbondo – Memasuki musim angin timur, Satpolairud Polres Situbondo mengingatkan seluruh nelayan, operator kapal, hingga masyarakat pesisir agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem di wilayah perairan.

Imbauan ini disampaikan sebagai langkah pencegahan untuk meminimalkan risiko kecelakaan laut yang kerap meningkat saat kecepatan angin bertambah dan kondisi gelombang berubah. Informasi prakiraan cuaca maritim BMKG juga menunjukkan angin timuran masih mendominasi perairan Situbondo sehingga aktivitas pelayaran perlu disesuaikan dengan kondisi cuaca terkini.

Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc., melalui Kasat Polairud AKP Gede Sukarmadiyasa, S.H., M.H., mengatakan keselamatan harus menjadi prioritas utama sebelum masyarakat memutuskan melaut. Menurutnya, nelayan tidak boleh memaksakan diri berangkat apabila cuaca memburuk atau muncul peringatan dini dari BMKG.

“Musim angin timur identik dengan angin yang lebih kencang sehingga dapat memicu gelombang tinggi. Kami mengimbau para nelayan agar selalu memantau perkembangan cuaca sebelum berlayar dan tidak memaksakan melaut apabila kondisi dinilai membahayakan,” ujar AKP Gede Sukarmadiyasa.

Ia menegaskan, setiap awak kapal juga wajib memastikan perlengkapan keselamatan tersedia dan dalam kondisi layak digunakan. Life jacket, alat komunikasi, serta kelengkapan navigasi harus diperiksa sebelum kapal meninggalkan pelabuhan.

Selain nelayan, masyarakat yang beraktivitas di kawasan pantai juga diminta mewaspadai potensi banjir rob maupun hempasan gelombang, terutama saat angin bertiup lebih kencang. Pengunjung pantai diimbau tidak bermain terlalu jauh ke bibir laut ketika kondisi cuaca tidak bersahabat.

AKP Gede menambahkan, Satpolairud Polres Situbondo akan terus meningkatkan patroli dan menyampaikan edukasi kepada masyarakat pesisir selama musim angin timur berlangsung. Langkah tersebut dilakukan agar budaya keselamatan di laut semakin meningkat dan dapat menekan angka kecelakaan perairan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan. Jangan memaksakan melaut saat cuaca buruk. Keselamatan jiwa jauh lebih penting daripada hasil tangkapan. Apabila terjadi keadaan darurat di laut, masyarakat dapat segera menghubungi layanan kepolisian melalui Call Center 110 agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Operasi Patuh Tinombala 2026, Satlantas Touna dan Dishub Pasang Cermin Tikung
Dinas PUPR Banggai Kelurakan SP 1 Lurah Bungin Timur Awasi Pembangunan di Jalan Imam Bonjol
Bukan Sekadar Seremonial Lurah Soho Wismoyo Jadikan Hari Kamis Momentum Bersih Bersih Bersama
Perketat Pengamanan Waspel Gabungan TNI – Polri Gagalkan Pengiriman Miras Cap Tikus Lintas Provinsi
Batas Wilayah Soho Jadi Perhatian Pemuda ASOKA Thamin Nasir Minta Pemda Telusuri Jejak Sejarah Kampung Asam
Satresnarkoba Polres Tojo Una-Una Kembali Ringkus Seorang Pemuda Terkait Dugaan Kasus Sabu
Dinsos Banggai Bergerak Cepat Hariadi Bola Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Lamala
Resmi Dilantik, KORMI Buol Punya Misi Besar: Sehatkan Masyarakat dan Jaga Budaya Lokal

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:10 WITA

Operasi Patuh Tinombala 2026, Satlantas Touna dan Dishub Pasang Cermin Tikung

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:26 WITA

Dinas PUPR Banggai Kelurakan SP 1 Lurah Bungin Timur Awasi Pembangunan di Jalan Imam Bonjol

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:40 WITA

Bukan Sekadar Seremonial Lurah Soho Wismoyo Jadikan Hari Kamis Momentum Bersih Bersih Bersama

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:30 WITA

Perketat Pengamanan Waspel Gabungan TNI – Polri Gagalkan Pengiriman Miras Cap Tikus Lintas Provinsi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:23 WITA

Batas Wilayah Soho Jadi Perhatian Pemuda ASOKA Thamin Nasir Minta Pemda Telusuri Jejak Sejarah Kampung Asam

Berita Terbaru