Suarautara.com,Kota Batu – Keberadaan destinasi wisata Mikutopia di Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, tidak hanya menarik minat wisatawan, tetapi juga mulai memberikan kontribusi terhadap perekonomian masyarakat setempat. Hingga saat ini, sekitar 400 tenaga kerja terlibat dalam operasional kawasan wisata tersebut.
Kepala Desa Tulungrejo, Suliono, mengungkapkan sebagian besar pekerja yang terserap merupakan warga desa setempat dan wilayah sekitar. Sementara sisanya berasal dari pihak ketiga yang mendukung berbagai kebutuhan operasional wisata.
Menurut Suliono, terbukanya lapangan pekerjaan menjadi salah satu manfaat paling nyata dari hadirnya investasi sektor pariwisata di wilayahnya. Warga yang sebelumnya harus mencari pekerjaan ke luar daerah kini memiliki kesempatan bekerja lebih dekat dengan tempat tinggal mereka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Yang kami syukuri bukan hanya hadirnya destinasi wisata baru, tetapi juga kesempatan kerja yang terbuka bagi masyarakat. Banyak warga yang kini bisa bekerja lebih dekat dengan lingkungan tempat tinggalnya,” ujarnya, di lokasi wisata Mikutopia, Sabtu (6/6/2026).
Selain menyerap tenaga kerja secara langsung, aktivitas wisata yang terus berkembang di Mikutopia juga mulai mendorong perputaran ekonomi masyarakat. Peluang usaha bagi pedagang, pelaku UMKM, jasa transportasi hingga usaha pendukung sektor wisata dinilai semakin terbuka seiring meningkatnya jumlah pengunjung.
Pemerintah Desa Tulungrejo menilai kehadiran investasi yang melibatkan masyarakat lokal menjadi model pembangunan yang perlu terus dikembangkan. Keterlibatan warga dalam operasional kawasan wisata dinilai mampu menciptakan manfaat ekonomi yang lebih merata.
“Kami berharap perkembangan Mikutopia dapat mendorong tumbuhnya peluang usaha baru di tengah masyarakat. Ketika sektor wisata bergerak, maka perputaran ekonomi desa juga akan ikut tumbuh,” kata Suliono.
Ia menambahkan, kolaborasi antara pengelola wisata, pemerintah desa dan masyarakat perlu terus diperkuat agar dampak ekonomi yang tercipta dapat berlangsung dalam jangka panjang. Dengan demikian, Mikutopia tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata baru di Kota Batu, tetapi juga sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat pedesaan.
Mikutopia sendiri berada di kawasan lereng Gunung Arjuno pada ketinggian sekitar 1.100 hingga 1.650 meter di atas permukaan laut. Destinasi wisata bertema dunia jamur tersebut menawarkan udara pegunungan yang sejuk dengan suhu rata-rata 18 hingga 24 derajat Celsius.
Objek wisata ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Tiket reguler dibanderol Rp45 ribu, sedangkan tiket terusan weekday Rp80 ribu dan tiket terusan weekend Rp95 ribu. Pengunjung juga dapat memilih tiket wahana secara terpisah dengan harga mulai Rp10 ribu hingga Rp25 ribu. (**)
Reporter: AHMAD SUSENO
























