Suarautara.com, Banggai – Pembangunan Jembatan Armco Garuda Merah Putih yang berlokasi di Desa Minangandala, Kecamatan Masama, Kabupaten Banggai, akhirnya rampung dan resmi dioperasikan.
Kehadiran jembatan ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan akses transportasi, terutama untuk kegiatan pendidikan dan perekonomian.
Peresmian jembatan dilaksanakan pada Senin (27/7/2026) dan dihadiri oleh Bupati Banggai yang diwakili Asisten II Setda Banggai Faisal Karim, S.Sos., M.Si., Kasdim 1308/Luwuk Banggai Mayor Inf. Selumiel, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Banggai mewakili Kepala Dinas PUPR, Danramil 1308-06/Lamala, Pasiter Kodim 1308/LB Lettu Inf. Rahman, Camat Lamala Hidayat Dulu, S.Sos., Kapolsek Lamala Iptu I Wayan Sukarman, para kepala desa, Ketua dan Anggota BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, kepala sekolah, siswa-siswi serta sekitar 150 tamu undangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Jembatan Armco Garuda Merah Putih dengan bentang sepanjang 12,8 meter dan lebar 3 meter yang dibangun oleh Kodim 1308/Luwuk Banggai tersebut diresmikan secara simbolis oleh Kasdim 1308/LB Mayor Inf. Selumiel bersama Asisten II Setda Banggai, Faisal Karim.
Dalam sambutannya, Asisten II Faisal Karim menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan jembatan yang dinilai sangat dibutuhkan masyarakat. Ia menyebut pembangunan tersebut merupakan bagian dari program strategis nasional yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto.
Alhamdulillah hari ini saya bisa menghadiri peresmian Jembatan Armco Garuda Merah Putih yang dibangun oleh Kodim 1308/LB. Ini merupakan program strategis nasional yang diinisiasi oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kodim 1308/LB atas kontribusi dalam membangun infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut akan memangkas jarak tempuh warga. Anak-anak yang sebelumnya harus menempuh perjalanan lebih jauh menuju sekolah kini memiliki akses yang lebih mudah. Demikian pula para petani yang membawa hasil panennya ke pasar.
Jembatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya warga Desa Minangandala. Kini akses pendidikan dan distribusi hasil pertanian menjadi lebih mudah sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Faisal Karim juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Semoga pembangunan ini menjadi amal ibadah bagi semua pihak yang terlibat. Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan dan merawat jembatan ini agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang,” tambahnya.
Sementara itu, Kasdim 1308/LB Mayor Inf. Selumiel menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Armco Garuda Merah Putih merupakan bagian dari program bantuan Presiden RI Prabowo Subianto yang bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah-daerah yang membutuhkan akses penghubung.
Menurutnya, jembatan tersebut dirancang menyesuaikan kondisi saluran irigasi sehingga tidak mengganggu aliran air sekaligus menjadi penghubung yang aman bagi aktivitas masyarakat.
Program ini merupakan bantuan langsung dari Bapak Presiden Prabowo Subianto. Kami mengusulkan lokasi yang memang sangat dibutuhkan masyarakat, dan Alhamdulillah dapat direalisasikan di Kecamatan Masama, Kabupaten Banggai,” jelas Mayor Selumiel.
Ia menambahkan, mekanisme pembangunan melalui program tersebut memungkinkan proses pembangunan berlangsung lebih cepat dibandingkan mekanisme penganggaran reguler yang membutuhkan tahapan administrasi cukup panjang.
Mayor Selumiel berharap masyarakat dapat memanfaatkan sekaligus menjaga jembatan tersebut sebagai aset bersama.
Tugas kami di Kodim bukan hanya menjaga pertahanan, tetapi juga membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah.
Semoga jembatan ini menjadi sarana yang mampu meningkatkan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Dengan diresmikannya Jembatan Armco Garuda Merah Putih di Desa Minangandala, diharapkan mobilitas masyarakat semakin lancar, distribusi hasil pertanian meningkat, serta akses pendidikan dan pelayanan publik menjadi lebih mudah bagi warga Kecamatan Masama.(AM’oks69).

























