Suarautara.com,Situbondo – Satpolairud Polres Situbondo kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan wilayah perairan sekaligus mendukung kebutuhan masyarakat menjelang Idul Adha 1447 Hijriah. Pada Senin malam (18/5/2026), jajaran Satpolairud melaksanakan pengamanan dan pengawasan ketat terhadap aktivitas lalu lintas hewan ternak di Pelabuhan Kalbut.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kasat Polairud Polres Situbondo, AKP Gede Sukarmadiyasa, dalam pengawasan operasional Satpolairud sebagai bagian dari upaya memastikan distribusi hewan ternak berjalan aman, tertib, dan sesuai aturan.
Fokus utama pengawasan adalah mencegah masuknya ternak ilegal sekaligus menjamin kesehatan hewan yang akan dipasarkan untuk kebutuhan masyarakat menjelang momentum kurban.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anwar Sidiqie melalui Kasat Polairud Polres Situbondo, AKP Gede Sukarmadiyasa, menjelaskan bahwa dalam patroli tersebut petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap KLM Barokah Jaya yang bersandar di Pelabuhan Kalbut.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan kapal mengangkut belasan ekor sapi jantan dan 1 ekor kambing jantan. Seluruh ternak telah dilengkapi dokumen resmi berupa surat keterangan kesehatan hewan dari Badan Karantina Indonesia, serta jumlah muatan sesuai dengan data administrasi yang tercatat,” jelas AKP Gede.
Dari hasil pengawasan, petugas memastikan tidak ditemukan adanya pelanggaran maupun indikasi tindak pidana. Hal ini menjadi indikator bahwa kesadaran para pelaku usaha dan pengangkut ternak dalam mematuhi regulasi semakin baik, terutama terkait prosedur karantina dan legalitas distribusi hewan antarwilayah.
Tak hanya melakukan pemeriksaan, Satpolairud juga memberikan imbauan langsung kepada para nahkoda kapal pengangkut ternak dari wilayah Pulau Madura menuju Situbondo agar selalu melengkapi dokumen kesehatan hewan serta mematuhi standar keselamatan pelayaran.
“Ini penting agar lalu lintas hewan ternak tidak menjadi jalur perdagangan ilegal, sekaligus menjamin keamanan pelayaran dan kesehatan ternak yang dibawa,” tegasnya.
Langkah preventif yang dilakukan Satpolairud ini menjadi bukti nyata hadirnya negara dalam menjaga stabilitas distribusi kebutuhan pokok masyarakat, terutama menjelang hari besar keagamaan yang identik dengan meningkatnya kebutuhan hewan kurban. (**)






















