Tiga Dekade Menjaga “Greget” Sastra: Jejak Dedikasi Hardiansyah Ismail dari 1995 hingga 2026

Senin, 5 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Akaha Taufan Aminudin

 

SUARAUTARA.COM|KOTA BATU –  SATUPENA JAWA TIMUR , 5 Januari 2026 – Dunia sastra Indonesia, khususnya di Kota Batu dan Kalimantan Selatan, menjadi saksi bisu perjalanan spiritual dan pengabdian budaya seorang pegiat sastra kawakan, Hardiansyah Ismail. Mengawali kiprah nasionalnya sejak era 90-an, Hardiansyah membuktikan bahwa sastra bukan sekadar deretan kata, melainkan napas perjuangan yang relevan melintasi zaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

*Rekam Jejak Historis*

 

Berdasarkan arsip sejarah komunitas sastra Kota Batu, Hardiansyah tercatat aktif sejak perhelatan Lomba Cipta Puisi (LCP) “Batu Beramal 2” pada tahun 1995. Setahun kemudian, pada 20 Juni 1996, ia kembali memperkuat eksistensinya dalam LCP “Batu Beramal III” Se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Studio Seni Sastra Batu dan Penulis Essays Novelis (PEN) Indonesia. Piagam penghargaan yang ditandatangani oleh Drs. Akaha Taufan Aminudin tersebut menjadi bukti autentik semangat beliau dalam menjaga “greget” bersastra.

 

*Kiprah Kontemporer dan Narasi Kritis*

 

Tiga dekade berlalu, semangat tersebut justru kian membara. Pada pengujung tahun 2025, Hardiansyah turut mewarnai Festival Sastra Budaya Haul Gus Dur ke-16 melalui puisi reflektifnya berjudul “Mengenang Jejak Juang Sang Penakluk”. Karya ini memotret sosok Abdurrahman Wahid sebagai ulama sekaligus umara yang teguh dalam menegakkan HAM dan mengayomi minoritas.

 

*Produktifitas Lintas Wilayah*

 

Lahir di Kandangan, Kalimantan Selatan, pada tahun 1961, Hardiansyah Ismail Alamat: Kandangan, Kalimantan Selatan

telah membangun fondasi kepenyairannya sejak tahun 80-an. Sepanjang tahun 2025, ia tercatat mengikuti berbagai agenda besar seperti:

Antologi Puisi Nusantara Wabul Sawi Festival 2025., Dialog Serantau Borneo Kalimantan di Samarinda. Antologi Penyair Indonesia, Singapura, dan Turki bertajuk “Tanda Cinta Bagi Korban Bencana Sumatera”.

 

*Kolaborasi Strategis*

 

Perjalanan panjang ini didukung penuh oleh sinergi antarlembaga seperti Himpunan Penulis Pengarang Penyair Nusantara (HP3N) Kota Batu, SATUPENA Jawa Timur, dan Komunitas Puisi Esai Jawa Timur.

 

Konsistensi Hardiansyah Ismail adalah teladan bagi generasi muda bahwa sastra akan tetap hidup selama berpijak pada nilai kemanusiaan dan spiritualitas

 

Senin 5 Januari 2026

Akaha Taufan Aminudin

*Sisir Gemilang Kampung Baru Literasi SIKAB Himpunan Penulis Pengarang Penyair Nusantara HP3N Kota Batu Wisata Sastra Budaya SATUPENA JAWA TIMUR*

 

https://www.facebook.com/share/p/1GDx5NW2iN/

Berita Terkait

Rapat Persiapan MTQ XXIII Bangkep TNI Siap Dukung Pengamanan Pelaksanaan di Totikum Selatan
Kodim 1308/LB Gelar UKT Pencak Silat Militer Asah Kemampuan dan Profesionalisme Prajurit
Dugaan Mahar Alsintan Rp150 Juta Mencuat Mentan Amran Minta Kapolresta Banggai Usut Tuntas
PWI Pusat dan Provinsi Sulteng  Nyatakan 18 Wartawan Kompeten Sekaligus UKW di Banggai Resmi Berakhir
Putusan MA Telah Inkracht Ahli Waris Salim Albakar Siapkan Laporan ke PTUN hingga Bareskrim soal Sengketa Lahan Tanjung Sari
Bupati Banggai Amirudin Resmikan Kantor Desa Singkoyo Guna Peningkatan Kualitas Layanan Publik
Pentas Silaturahmi Musik Literasi Kota Batu Wisata Sastra Budaya 
62 Personel Polresta Banggai serta Polsek Kota  Amankan Aksi Seribu Lilin Aliansi Untika Melawan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 20:15 WITA

Rapat Persiapan MTQ XXIII Bangkep TNI Siap Dukung Pengamanan Pelaksanaan di Totikum Selatan

Senin, 14 September 2026 - 12:17 WITA

Kodim 1308/LB Gelar UKT Pencak Silat Militer Asah Kemampuan dan Profesionalisme Prajurit

Sabtu, 12 September 2026 - 00:32 WITA

Dugaan Mahar Alsintan Rp150 Juta Mencuat Mentan Amran Minta Kapolresta Banggai Usut Tuntas

Rabu, 9 September 2026 - 16:56 WITA

PWI Pusat dan Provinsi Sulteng  Nyatakan 18 Wartawan Kompeten Sekaligus UKW di Banggai Resmi Berakhir

Rabu, 9 September 2026 - 10:04 WITA

Putusan MA Telah Inkracht Ahli Waris Salim Albakar Siapkan Laporan ke PTUN hingga Bareskrim soal Sengketa Lahan Tanjung Sari

Berita Terbaru