Suarautara. com, TOLITOLI – Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli kembali mengalokasikan dana lebih dari Rp1,3 miliar untuk melanjutkan revitalisasi kawasan wisata kuliner Tanjung Batu. Proyek ini menjadi langkah strategis untuk mempercantik wajah kota sekaligus menggerakkan sektor UMKM lokal.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Ir Syafruddin Hi Abd Rahman, ST, M.Eng, IPU, ditemui diruagannya pada hari (Rabu, 17-09/2025) mengatakan,” Bahwa dana tersebut digunakan untuk tahap lanjutan pembangunan setelah sebelumnya kawasan Tanjung Batu ditata dengan ruang terbuka hijau (RTH).

Kalau tahap awal fokus pada pembangunan RTH, kali ini kita lebih banyak menata taman-taman di kawasan itu. Namun tetap akan kita sediakan ruang bagi pelaku UMKM untuk berjualan, dengan aturan yang lebih ketat,” jelas Syafruddin.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah daerah Kabupaten Tolitoli berkomitmen menciptakan kawasan kuliner yang lebih tertib dan rapi. Salah satu langkah yang ditempuh adalah menyiapkan area khusus bagi pedagang sehingga tidak lagi muncul tenda-tenda semrawut seperti sebelumnya.
Proyek yang kita bangun ini adalah,” Proyek Strategi Bupati Tolitoli Hi.Amran Hi Yahya untuk memperindah kota Tolitoli ditahun 2025, Kita ingin Tanjung Batu jadi pusat kuliner yang indah dipandang, bukan kumuh. Karena itu, tempat berjualan akan kita bangun sesuai desain yang sudah direncanakan. Pedagang pun harus mematuhi aturan baru.
Meski pada dasarnya RTH tidak diperuntukkan bagi aktivitas perdagangan, Pemda tetap memberikan kelonggaran karena Tanjung Batu telah berkembang menjadi salah satu pusat kuliner favorit masyarakat. Pertimbangan ini diambil agar geliat ekonomi lokal tetap berjalan,” ungkap Kadis.
Lanjut Kadis mengatakan,” pemerintah telah melakukan sosialisasi kepada para pedagang terkait ketentuan baru setelah revitalisasi selesai. Pedagang diharapkan mendukung penuh kebijakan ini demi kenyamanan bersama.
Kita ingin seimbang. Di satu sisi kawasan tetap menjadi ruang publik yang bersih dan nyaman, di sisi lain UMKM juga bisa berkembang. Karena itu semua pihak harus sama-sama menjaga.
Revitalisasi Tanjung Batu bukan hanya soal fisik, tetapi juga membangun citra baru kawasan wisata kuliner di Tolitoli. Pemda berharap, ke depan kawasan ini bisa menjadi ikon wisata kota yang menarik wisatawan dari luar daerah.
Dengan anggaran Rp1,3 miliar lebih, Pemda optimistis wajah baru Tanjung Batu akan lebih tertata, ramah pengunjung, sekaligus memberi ruang tumbuh bagi ekonomi masyarakat lokal,” tutup Syafruddin Kadis Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman.
Iya juga berharap bahwa
kawasan ini akan menjadi contoh penataan wisata kuliner modern di Sulawesi Tengah..* Rani *
























