Banggai, Suarautara.com – Sejalan dengan program nasional Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang menekankan pentingnya digitalisasi hingga ke pelosok desa, Kecamatan Toili Barat Kabupaten Banggai mulai menunjukkan kemajuan signifikan.
Program ini juga senafas dengan visi “Berani Digitalisasi” dari Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, serta mendukung penuh kebijakan Bupati Banggai Ir. H. Amirudin, MM melalui program unggulan “Gerbang Timur Sulawesi“.
Camat Toili Barat, Bambang Isnanto Abdullah, S.Pd., yang baru menjabat, langsung melakukan sejumlah terobosan kepemimpinan. Salah satu pendekatannya adalah berkantor secara bergilir di setiap desa dari 17 desa yang ada di wilayahnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah ini bertujuan untuk memantau langsung kedisiplinan perangkat desa, kehadiran aparatur, hingga pelaksanaan tata kelola administrasi secara manual maupun digital.
“Saya ingin memastikan bahwa pelayanan masyarakat berjalan optimal dan digitalisasi bisa diterapkan dari level paling bawah,” ujar Bambang saat dihubungi Suarautara.com melalui sambungan telepon, Selasa (15/07/2025).
Saat ini, Kecamatan Toili Barat tidak hanya dikenal sebagai sentra penghasil padi, tapi juga mulai berkembang sebagai Kecamatan Digitalisasi berbasis pemberdayaan masyarakat. Sejak tahun 2024, kecamatan ini telah memiliki website resmi, dan seluruh desa sudah menggunakan aplikasi digital sebagai alat bantu pelayanan.
Pada Selasa pagi pukul 10.00 WITA, di Kantor Camat Toili Barat, dilakukan persiapan pelaksanaan Inovasi Satker Digital yang melibatkan seluruh kepala desa, operator, serta didampingi tim dari BRIDA (Badan Riset dan Inovasi Daerah). Desa Karya Makmur bahkan dijadikan sampel implementasi untuk desa-desa lainnya.
Program ini akan diikutsertakan dalam ajang IID (Indeks Inovasi Daerah) sebagai bukti keseriusan pemerintah kecamatan dan desa dalam menjalankan digitalisasi pelayanan publik.
“Kami bersama Sekcam, operator kecamatan, BPD, kelompok tani dan masyarakat terus melakukan pemantauan dan diskusi rutin demi memastikan kemajuan Toili Barat ke arah yang lebih baik,” pungkas Camat Bambang.
Langkah ini diharapkan menjadi contoh transformasi digital di wilayah pedesaan yang mampu mengangkat potensi daerah melalui pendekatan teknologi dan inovasi.
( TimKecamatanTolbar/AmrillahMokoagow )






















