Banggai, Suarautara.com -Menindaklanjuti instruksi Bupati Banggai dalam peningkatan kualitas pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Penginputan di ARKAS BOSP – BOS Kinerja, yang digelar pada Jumat, 28 Juni 2025 bertempat di ruang pertemuan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Syafrudin Hinelo, S.STP, M.Si, di wakili melalui jajaran pejabatnya seperti Kabid Pembinaan SMP, Kabid Pembinaan SD, Kabid Pembinaan PAUD dan PNF, serta para Kepala Seksi Sarpras dan staf.
Menurut Kabid Pembinaan PAUD dan PNF, Samsul Bahri Lanta, S.STP, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman satuan pendidikan PAUD, SD, dan SMP dalam penggunaan sistem ARKAS (Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah) dalam pengelolaan dana BOSP, termasuk BOS Kinerja.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tujuan utama kegiatan ini adalah memastikan sekolah memahami komponen pembiayaan dalam BOS Kinerja, khususnya untuk mendukung program prioritas nasional seperti pembelajaran digital, coding, dan deep learning,” ungkap Samsul.
Ia menambahkan, kegiatan ini sekaligus mendorong penguatan literasi digital dan keterampilan abad 21 di lingkungan satuan pendidikan dasar dan menengah. Hal ini sejalan dengan kebijakan transformasi digital pendidikan yang sedang digalakkan pemerintah.
Adapun hasil konkret yang diharapkan dari kegiatan ini meliputi :
Peningkatan kapasitas kepala sekolah, operator, dan bendahara sekolah dalam penggunaan ARKAS versi terbaru.
Meningkatnya kesadaran dan kesiapan sekolah dalam mengadopsi pembelajaran berbasis teknologi.
Penginputan rencana kegiatan dan anggaran untuk pembelajaran digital yang sesuai juknis dan tepat waktu.
Identifikasi sekolah yang siap menjadi percontohan pembelajaran pemrograman dan kecerdasan buatan.
Penyusunan rencana tindak lanjut berupa pelatihan lanjutan, pendampingan teknis, dan penguatan infrastruktur digital.
Harapan Kepala Dinas Pendidikan, sejalan dengan arah kebijakan Bupati Banggai, adalah agar seluruh satuan pendidikan dapat bergerak cepat dalam penerapan kebijakan ini, demi menciptakan ekosistem pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan zaman.
“Segera lakukan langkah nyata di masing-masing sekolah untuk mendukung implementasi kebijakan ini,” pungkas Samsul Bahri di akhir penyampaiannya.
( TimRedaksi/Amrillah Mokoagow )
























