SUARAUTARA.COM,Minahasa – Upaya sigap Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam merespons bencana alam kembali dibuktikan saat akses jalan Tondano–Manado melalui jalur Suluan–Rumengkor, Kecamatan Tombulu, tertutup longsor pada Senin (5/5/2025) sore.
Meski sempat lumpuh total sekitar pukul 14.00 WITA, jalur vital ini berhasil dibuka kembali pada malam harinya, berkat sinergi cepat antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Minahasa.
Kepala BPBD Minahasa, Lona Wattie, SSTP, M.Si, menjelaskan bahwa longsor terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi sejak siang hari. Setelah menerima laporan dari masyarakat, pihaknya segera menurunkan alat berat dan mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Koordinasi langsung kami lakukan di lapangan, dan proses evakuasi material longsoran dilakukan bersama tim Damkar. Akses jalan kini sudah bisa digunakan kembali,” ujar Lona Wattie.
Pembersihan tanah dan lumpur dibantu penuh oleh personel Damkar yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas, Drs. Melky Luvy Rumate, M.Si. Seluruh proses berlangsung dengan cepat dan efisien tanpa adanya laporan korban jiwa.
Lona juga mengimbau kepada masyarakat yang melintasi jalur tersebut agar tetap berhati-hati, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
“Meski jalan telah dibuka, kewaspadaan tetap diperlukan. Kami minta pengguna jalan memperhatikan kondisi sekitar, khususnya saat melewati daerah rawan longsor,” tambahnya.
Jalur Suluan–Rumengkor merupakan akses penghubung penting antara Tondano dan Manado, sehingga pemulihan cepat ini menjadi langkah strategis dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa.(ara)






















