Pengelolaan Parkir di Pasar Banggai Tak Terkontrol, Pendapatan Daerah Terancam Hilang

Minggu, 30 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGGAI, SUARAUTARA.COM – Pengelolaan parkir di Pasar Banggai hingga kini masih dikuasai oleh individu dan organisasi tanpa adanya koordinasi dengan pihak Kepala Unit Pelaksana Tugas (KUPT) Pasar dari Dinas Perdagangan. Kondisi ini menyebabkan potensi pendapatan dari parkir tidak masuk ke kas daerah.

Berdasarkan investigasi di lokasi, para petugas parkir yang beroperasi tidak menyediakan karcis resmi dan bekerja secara mandiri.

Mereka terbagi dalam tiga orang per titik, dengan penghasilan harian antara Rp2 juta hingga Rp3 juta. Dengan total sekitar 10 titik parkir di area pasar, potensi pendapatan yang tidak tercatat dalam kas daerah mencapai angka yang cukup besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Foto Kondisi parkir motor di dalam pasar simpong

Kepala KUPT Pasar, Arwin Mariadjah, SH, menegaskan bahwa pengelolaan parkir seharusnya berada di bawah kendali pihak pasar agar pendapatan bisa masuk ke kas daerah. “Selama ini, parkir di Pasar Banggai tidak terkontrol karena dikelola oleh perorangan. Akibatnya, pendapatan dari parkir tidak masuk ke Dinas Pasar,” ujarnya.

Senada dengan hal itu, Koordinator Trantib Pasar, Juliadi, juga mengungkapkan bahwa parkir di Pasar Banggai telah lama dikelola oleh pihak luar tanpa melibatkan petugas resmi. “Praktik ini perlu segera ditertibkan agar pengelolaan parkir lebih jelas dan transparan,” katanya.

Sebagai langkah penertiban, pihak Dinas Perdagangan akan mewajibkan petugas parkir menggunakan seragam resmi agar masyarakat merasa lebih aman dan nyaman saat memarkir kendaraannya.

Foto tampak petugas lakukan parkir motor

Tarif parkir untuk sepeda motor berkisar antara Rp200 hingga Rp5.000, sementara untuk mobil masih dalam tahap evaluasi.

Dengan kebijakan ini, diharapkan pengelolaan parkir di Pasar Banggai menjadi lebih tertata dan memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan daerah.

( KUPT-Pasar/Dewi Qomariah )

Berita Terkait

Sinergi Pengusaha dan UMKM Menguat, GAPEMBI Nilai Program Makan Bergizi Dongkrak Ekonomi dan Stabilkan Harga Pangan di Malang Raya 
Bangun Ekonomi dari Bawah, NU Karangploso Perkuat Basis Ranting
Panitia Matangkan Persiapan, Pelantikan Pengurus KONI Touna Digelar Besok
Pererat Sinergi Pembangunan, Pemkab Buol Lakukan Kunjungan Kerja ke Gorontalo Utara
Puisi Anies Septivirawan: “Indonesia Raya dan Mercusuar Perdamaian Dunia”
Wakili Bupati, Kadis P2KB Dorong FKPK Buol Jadi Mitra Strategis Pemda
Bangun Jembatan Merah Putih untuk Akses Warga dan Anak Sekolah di Jatibanteng, Kapolres Pimpin Kerja Bakti 
Portal Pasar Simpong Diprotes Komisi III DPRD Banggai Minta Pemkab Evaluasi Kebijakan

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 22:21 WITA

Sinergi Pengusaha dan UMKM Menguat, GAPEMBI Nilai Program Makan Bergizi Dongkrak Ekonomi dan Stabilkan Harga Pangan di Malang Raya 

Minggu, 26 April 2026 - 22:01 WITA

Bangun Ekonomi dari Bawah, NU Karangploso Perkuat Basis Ranting

Minggu, 26 April 2026 - 21:47 WITA

Panitia Matangkan Persiapan, Pelantikan Pengurus KONI Touna Digelar Besok

Minggu, 26 April 2026 - 21:40 WITA

Pererat Sinergi Pembangunan, Pemkab Buol Lakukan Kunjungan Kerja ke Gorontalo Utara

Minggu, 26 April 2026 - 20:46 WITA

Puisi Anies Septivirawan: “Indonesia Raya dan Mercusuar Perdamaian Dunia”

Berita Terbaru