JAKARTA – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, secara tegas menyatakan keinginannya untuk belajar bahasa Indonesia.
Juru taktik berusia 53 tahun ini mengeluarkan pernyataan tersebut karena menyadari bahwa dirinya akan berada di Indonesia untuk waktu yang lama.
Dengan segera memperpanjang kontrak barunya, Shin Tae-yong akan berada di Indonesia hingga 2027. Oleh karena itu, agar komunikasi dengan seluruh elemen Timnas Indonesia berjalan lancar, Shin Tae-yong bertekad untuk segera menguasai bahasa Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Mohon maaf saya tidak bisa bahasa Indonesia, tetapi ke depannya saya harus belajar bahasa Indonesia, karena saya masih akan berada di Indonesia hingga 2027,” kata Shin Tae-yong di Jakarta, Selasa (14/5/2024).
Sejak tiba di Indonesia pada Desember 2019, Shin Tae-yong dibantu oleh penerjemahnya, Jeong Sek-seo, serta pelatih kiper asal Korea Selatan yang sudah lama berada di Indonesia, Yoo Jae-hoon.
Keterbatasannya dalam berbahasa Indonesia sempat menjadi perbincangan dan dikritik oleh para pencinta sepak bola Tanah Air.
Publik menilai bahwa pelatih asal Korea Selatan itu akan bisa memimpin Tim Merah-Putih dengan lebih baik lagi jika komunikasinya lebih lancar dengan para pemain.
Shin Tae-yong mendapatkan perpanjangan kontrak setelah berhasil mencapai dua target, yaitu membawa Timnas Indonesia melaju ke babak 16 besar Piala Asia 2023 dan meloloskan Timnas Indonesia U-23 ke semifinal Piala Asia U-23 2024.
Ayah dua anak itu bahkan nyaris membuat Timnas Indonesia U-23 lolos ke Olimpiade Paris 2024. Sayangnya, dalam kesempatan terakhir, Marselino Ferdinan dan kawan-kawan kalah dengan skor 0-1 dari Guinea U-23 di babak playoff.
Meski begitu, hingga saat ini kontrak baru Shin Tae-yong masih belum resmi ditandatangani. Perpanjangan masa baktinya dengan Timnas Indonesia masih sebatas kesepakatan verbal saja dan diperkirakan akan resmi ditandatangani pada pekan depan.
Sumber : Spirintfootbal

























