OPS Patuh Tinombala 2021 Ditlantas Polda Sulteng 20 September Hingga 3 Oktober

Kamis, 16 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.COM, Palu, Operasi kepolisian dengan sandi “ OPS Patuh Tinombala 2021” segera di gelar di wilayah Polda Sulawesi Tengah.

Direktorat Lalu Lintas Polda Sulteng hari ini menyelenggarakan Latihan Pra Operasi lat pra ops) bertempat di Mako Ditlantas, Kamis (16/09/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan yang di laksanakan dengan menerapkan Prokes Covid-19 ini, di buka langsung Wakapolda Sulteng, Brigjen Pol Hery Santoso.,S.I.K.,M.H dan di hadiri oleh Pejabat utama dan Personil yang terlibat Operasi.

Dalam sambutannya, Wakapolda mengatakan, Lat Pra Ops Patuh Tinombala ini digelar untuk memberikan materi kepada personil yang terlibat.

Ia juga berpesan kepada para personil, agar bisa menyerap materi yang akan di berikan oleh instruktur sehingga dalam pelaksanaan di lapangan hasilnya lebih maksimal.

Dibandingkan data pelaksanaan Ops Patuh tahun 2020 terjadi penurunan laka lantas sebesar 12,7 persen atau 94 kasus, “saya ucapkan terima kasih kepada seluruh personil Lalu lintas Polda Sulteng dan jajaran atas kinerjanya dan saya berharap pelaksanaan Ops Patuh Tinombala 2021 ini dapat berjalan dengan baik, “ harap Wakapolda.

Terpisah, Dir Lantas Polda Sulteng, Kombes Pol Kingkin Winisuda.,S.H.,S.I.K menambahkan Operasi Patuh 2021 dilaksanakan secara serentak di 34 Polda seluruh indonesia selama 14 hari terhitung tanggal 20 september 2021 sampai dengan 3 Oktober 2021.

Walaupun angka kecelakan di Sulteng mengalami penurunan, potensi untuk terjadinya kecelakaan terutama yang menyebabkan korban meninggal dunia masih tinggi utamanya di sebabkan oleh kelalaian pengendara.

“ Sehingga ops patuh tinombala 2021 ini bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat baik dalam berlalu lintas maupun dalam mencegah penyebaran covid-19 sehingga terwujud keamanan, keselamatan dan kelancaran lalu lintas yang mantap,” tegas, Kingkin.

Lebih lanjut Kingkin mengatakan, “ Sasaran operasi yaitu segala bentuk kegiatan masyarakat yang berpotensi menjadi cluster penyebaran covid-19 dan masyarakat yang tidak tertib dalam berlaku lintas serta lokasi rawan macet dan rawan terjadinya kecelakaan dengan mengedepankan kegiatan edukatif,persuasif,
simpatik dan humanis.
” pungkas Dirlantas Polda Sulteng itu.

 

 

 

[Humas Polda Sulteng/ Editor : Ruslan Panigoro]

 

 

 

 

Berita Terkait

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polsek Belitang III, Satu Lagi Masih DPO
Dituduh Wanprestasi, Mitra Dapur SPPG Tombo 1 Tunjuk Kuasa Hukum Hadapi Somasi
Dinilai Terlalu Lemah, Sanksi Administratif Kepala SPPG Tombo 1 Dipertanyakan
Tindak Tegas Kejahatan Jalanan, Ratusan Juta Barang Bukti Disita Polda Sumsel
Bupati Amirudin Perkuat Komitmen Pelestarian Bahasa Lokal saat Terima Penghargaan RBD 2026
Sepakati Jalur Tangkap, Polres Situbondo Mediasi Perselisihan Nelayan di Panarukan
Pemkab Buol Apresiasi Peluncuran ‘Kolektif Prema Rupa’ Jadi Wadah Kreatif Pemuda
Bupati Tojo Una-Una Serahkan Bantuan Bibit Kelapa dan Pupuk untuk 8 Gapoktan di Kecamatan Una-Una

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:48 WITA

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polsek Belitang III, Satu Lagi Masih DPO

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:49 WITA

Dituduh Wanprestasi, Mitra Dapur SPPG Tombo 1 Tunjuk Kuasa Hukum Hadapi Somasi

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:44 WITA

Dinilai Terlalu Lemah, Sanksi Administratif Kepala SPPG Tombo 1 Dipertanyakan

Senin, 25 Mei 2026 - 21:51 WITA

Tindak Tegas Kejahatan Jalanan, Ratusan Juta Barang Bukti Disita Polda Sumsel

Senin, 25 Mei 2026 - 21:20 WITA

Bupati Amirudin Perkuat Komitmen Pelestarian Bahasa Lokal saat Terima Penghargaan RBD 2026

Berita Terbaru