SUARAUTARA, Buol – Pascapilpres, Partai Golkar berpotensi menjalin koalisi permanen dengan beberapa partai politik di kabupaten Buol. Seperti halnya pada Pilkada yang bakal dihelat November 2024 nanti.
Setelah melakukan komunikasi politik dengan beberapa parpol, Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Buol Abdullah Batalipu Bersama tim pemenangan menggunakan momen paska lebaran idul fitri dengan resmi mendaftar di empat Parpol diawali dari Partai Demokrat, PDIP, Perindo dan PKB.
Tim pemenangan diwakili pengurus DPD, Amir Matoka, Harun Pontoh dan Rusli Batalipu mendatangi kantor secretariat PKB di Jl Trans Kelurahan Leok 1, untuk mendaftar dan mengambil form pendaftaran persayaratan daministrasi Bacabup PKB dan diterima langsung oleh ketua Desk Cabup PKB, Widiastuti Mangge, Rabu (17/4/2024), sekitar pukul 11.30 WITA.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Andre Wawan, SH selaku jubir tim pemenangan Abdullah Batalipu mengatakan, Golkar tidak menutup kemungkinan akan berkoalisi dengan beberapa parpol seperti PAN, Perindo, Demokrat, PDIP, PKB dan Gerindra dan partai lainnya Khususnya pada Pilkada Kabupaten Buol November nanti.
“Pada Pilkada Kabupaten, Parpol yang dapat mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati harus memiliki sedikitnya 5 kursi. Golkar sendiri memiliki 2 kursi di parlemen, dan butuh tiga kursi lagi,” ujarnya Selasa (17/4/2024).
Untuk komunikasi menjalin koalisi, kata Andre Wawan, telah berjalan baik dengan semua parpol, tidak terkecuali dengan partai koalisi nasional di Pilpres 2024.
“Untuk melengkapi agar dapat mengusung pasangan calon bupati/wakil bupati, Golkar harus koalisi,” ucapnya.
Ia menyatakan, untuk Partai Golkar sendiri telah memiliki sosok calon bupati yang akan diusung pada Pilkada Kabupaten Buol. Baik dari hasil, Musda X, dan dari DPP telah menetapkan Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Buol, Abdullah Batalipu.**can

























