Pertamina EP DMF Hadir Atasi Krisis Air Saat Kemarau Bangun Sumur Bor untuk 56 KK di Desa Loru

Rabu, 2 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto istimewa : Bak air yang di siapkan oleh Pertamina EP DMF untuk salurkan 45 KK didesa tersebut

foto istimewa : Bak air yang di siapkan oleh Pertamina EP DMF untuk salurkan 45 KK didesa tersebut

Suarautara.com, Sigi – PT Pertamina EP Donggi Matindok Field (PEP DMF) berkolaborasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (SERUNI) Kabinet Merah Putih (KMP), serta Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menghadirkan sarana air bersih bagi masyarakat Desa Loru, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Program bantuan penyediaan sarana air bersih tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjawab persoalan keterbatasan akses air yang kerap dialami masyarakat, terutama saat musim kemarau.

Peresmian pembangunan sumur air bersih berlangsung pada Selasa (1/9/2026) dan dihadiri Ketua Bidang IV SERUNI KMP Sri Suparni Bahlil, Kepala Badan Geologi Lana Saria, Kepala Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan Agus Cahyono Adi, Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Tengah Arfan, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, serta Relations Pertamina EP Donggi Matindok Field Rizaldy.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Bidang IV SERUNI KMP, Sri Suparni Bahlil, mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam menghadirkan fasilitas air bersih bagi masyarakat.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya menunjukkan dukungan terhadap kegiatan operasional hulu migas, tetapi juga memperlihatkan kepedulian sosial dan pendekatan humanis terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Kami mendapat informasi bahwa kawasan di Kabupaten Sigi seperti Desa Loru sering kali mengalami keterbatasan akses air bersih, terutama saat musim kemarau. Dengan adanya sumur air bersih ini, harapannya masyarakat lebih mudah mengakses air dan tidak lagi mengandalkan tampungan air hujan maupun sumur manual,” ujar Sri Suparni Bahlil.

Ia berharap keberadaan sumur bor tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Loru dan wilayah sekitarnya.
Pembangunan sarana air bersih oleh Pertamina EP Donggi Matindok Field mencakup sejumlah infrastruktur utama.

Di antaranya pengeboran sumur air tanah dalam, pemasangan mesin pompa, pembangunan menara dan toren air, instalasi kelistrikan, hingga penyediaan titik keran distribusi.
General Manager Zona 13, Andry, mengatakan keterlibatan perusahaan merupakan bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Penyediaan akses air bersih merupakan kebutuhan fundamental. Melalui program ini, Pertamina EP Donggi Matindok Field berharap dapat memberikan manfaat berkelanjutan serta mendorong peningkatan kualitas kesehatan, sanitasi, dan kesejahteraan masyarakat Desa Loru dan sekitarnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh fasilitas air bersih tersebut telah melalui tahap uji coba dan siap dimanfaatkan oleh masyarakat.
Sarana air bersih yang dibangun memiliki kapasitas sekitar 1,5 liter per detik dan ditujukan untuk melayani 56 kepala keluarga atau sekitar 224 jiwa di Desa Loru.

Infrastruktur tersebut terdiri atas sumur bor dengan kedalaman 100 meter, bak penampung berkapasitas 2.000 liter, lima titik keran umum, serta sambungan rumah.
Untuk memastikan keberlanjutan pengelolaan, fasilitas air bersih tersebut selanjutnya dikelola oleh BUMDes Desa Loru.

Program ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi terhadap persoalan ketersediaan air selama musim kemarau, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas hidup, kesehatan, sanitasi, serta aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar lokasi sumur bor.

Kepala Desa Loru, Agus Priyanto, menyambut baik kehadiran fasilitas tersebut. Ia menyebut bantuan sumur bor menjadi solusi nyata bagi warga yang selama ini menghadapi kendala pasokan air bersih.

Kami sangat bersyukur dan menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pertamina EP Donggi Matindok Field, SKK Migas, Kementerian ESDM, serta SERUNI KMP. Bantuan sarana air bersih ini merupakan jawaban atas kerinduan warga Desa Loru yang selama ini sering mengalami kendala pasokan air bersih,” ungkap Agus.

Ia menegaskan pemerintah desa bersama masyarakat berkomitmen menjaga dan mengelola fasilitas tersebut agar dapat memberikan manfaat secara luas dan berkelanjutan.

Kehadiran sarana air bersih ini juga sejalan dengan upaya mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya Sustainable Development Goals (SDGs) poin 6 tentang Air Bersih dan Sanitasi Layak serta poin 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera.

Program tersebut sekaligus diharapkan mendukung agenda pembangunan nasional dalam peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.(AM’oks69).

Berita Terkait

Pemkab Buol Tegaskan Bahaya Sebar Hoaks, Warga Diminta Tabayyun Sebelum Posting
Semarak Fun Run Bhayangkara OKU 2026: Langkah Satu Hati, Sehat Bersama, Bersatu Selamanya
Jabatan Adalah Amanah yang Harus Dipertanggungjawabkan
Waspada Api di Musim Kemarau, TNI Bersama Warga Cegah Karhutla
Dugaan Mahar Alsintan Rp150 Juta Mencuat Mentan Amran Minta Kapolresta Banggai Usut Tuntas
Buka Rakor Asta Cita di Touna, Anwar Hafid Tekankan Evaluasi Jujur dan Solusi Nyata
Petani Mengadu Soal Pupuk Bersubsidi Mentan Amran Copot Manajer Pupuk di Banggai
Misteri di Balik Pembangunan SMPN 10 OKU Semidang Aji

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 05:48 WITA

Pemkab Buol Tegaskan Bahaya Sebar Hoaks, Warga Diminta Tabayyun Sebelum Posting

Minggu, 13 September 2026 - 00:15 WITA

Semarak Fun Run Bhayangkara OKU 2026: Langkah Satu Hati, Sehat Bersama, Bersatu Selamanya

Sabtu, 12 September 2026 - 12:49 WITA

Jabatan Adalah Amanah yang Harus Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 12 September 2026 - 12:40 WITA

Waspada Api di Musim Kemarau, TNI Bersama Warga Cegah Karhutla

Sabtu, 12 September 2026 - 00:32 WITA

Dugaan Mahar Alsintan Rp150 Juta Mencuat Mentan Amran Minta Kapolresta Banggai Usut Tuntas

Berita Terbaru

Nasional

Jabatan Adalah Amanah yang Harus Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:49 WITA