Usulan kenaikan TPP ASN Kabupaten Buol Dinilai Tak Wajar dan Pemborosan

Jumat, 24 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.COM, BUOL. Belakangan isu terkait pengajuan Tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN yang akan dinaikkan mulai banyak disoroti masyarakat.

Disisi lain, banyak anggaran prioritas yang seharusnya dinaikan, malah di potong dan bahkan dihapus.

Dari informasi yang berhasil dirangkum media ini, terendus kabar banyak top anggaran yang sudah diposkan dan prioritas di masing-masing OPD dikurangi bahkan ada yang dihapus dan diduga akibat dari rencana kenaikan TPP ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beredar juga data rekapitulasi hasil validasi TPP 2023 yang memperlihatkan sejumlah Perangkat Daerah di antaranya, Sekretariat Daerah, Inspektorat, Badan Pengelolahan Keuangan dan Aset daerah, Badan Pendapatan Daerah, Badan Kepegawaian Dan Pengembangan SDM, Badan Perencanaan Daerah, Penelitian dan Pengembangan yang mengajukan Selisih kenaikan TPP tahun 2022-2023 dari  Rp500.000 – Rp2.000.000, penilaian besaran TPP tersebut berdasarkan golongan atau Jabatan.

Agung Trianto, Ketua EK-LMND BUOL memberikan pandangn terkait hal ini. Menurutnya bahwa pengusulan kenaikan TPP ASN Kabupaten Buol ini di nilai tidak elok dan bukanlah sesuatu yang urgen untuk dikerjakan.

Merujuk pada data statistic jumlah kemiskinan Kabupaten Buol mencapai 13,93% dengan jumlah pendapatan rata-rata Rp375.000/Bulan. harusnya pemerintah memprioriskan peningkatan ekonomi masyarakat paskah pandemic covid 19.

“ Dengan jumlah kemiskinan yang cukup tinggi ditambah dampak ekonomi paskah covid 19 yang belum selesai pemerintah harusnya mempertimbangkan dengan baik hal ini serta memprioritaskan peningkata ekonomi di bidang pertanian dan umkm hususnya.” Ujar agung.

Aktivis kabupaten buol ini juga menuturkan  “Merujuk pada data PAD kabupaten Buol Tahun 2021 yang  hanya mencapai Rp 920,820,361 yang dilansir dari data statistik kabupaten Buol. Dengan pendapatan daerah yang cukup rendah harusnya menjadi pertimbangan dinas-dinas terkait untuk memohon pengajuan tunjangan tambahan penghasilan pegawai (TPP ASN) dan bukanlah sesuatu yang prioritas untuk di lakukan.

memang benar bahwa pengajuan tambahan penghasilan pegawai ASN di atur dalam PERBUP no 3, 2021 tentang pemberian tambahan pegawai negeri sipil. Namun Dalam bab 3 pasal 11 poin B Menjelaskan bahwa parameter TPP di hitung dari indeks kapasitas fiskal daerah. Harusnya Apartur Sipil Negara dengan gaji dari Rp2.686.500 – Rp5.901.200 (berdasarkan golongan) Diluar tunjangan suda lebih dari cukup di bandingkan dengan pendapatan rata-rata masyarkat miskin Kabupaten Buol yang hanya mencapai  Rp.375.000 /Bulan”

Sarjana managemen ini juga menegaskan “bahwa pemerintah daerah harusnya memangkas tunjangan ASN dan memfokuskan pada pembanguan ekonomi masyarakat dan penumpasan kemiskinan di Kabupaten Buol. LMND Buol secara tegas menolak usulan tunjangan tambahan penghasilan pegawai Kab Buol serta meminta pemerintah untuk memprioritaskan pembangunan ekonomi dan peningkatan UMKM” pungkasnya. (red)

Berita Terkait

Resmi Ditutup, Ini Daftar Lengkap Juara MTQ ke-31 Sulteng: Palu Juara Umum, Buol Masuk 10 Besar
Bupati Risharyudi Temui Wamenkop RI Guna Dorong Ekonomi Kerakyatan di Buol
Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Buol Gandeng PIP Kemenkeu untuk Pembiayaan Sektor Produktif
Akselerasi Pembangunan Sekolah Rakyat, Pemkab Buol Kantongi Rekomendasi dari Sekjen Kemensos RI
Regu Fahmil Qur’an Buol Lolos ke Final MTQ Sulteng 2026 Usai Tekuk Morut dan Toli-Toli
Hari Pertama MTQ: Kafilah Kabupaten Buol Turunkan 13 Peserta Terbaik di Berbagai Arena Lomba
Bunda PAUD Buol Terima Penghargaan dari Kemendikdasmen atas Partisipasi Tertinggi se-Sulteng
Wabup Buol Hadiri Malam Ta’aruf MTQ ke-XXXI Tingkat Provinsi Sulteng di Sigi

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:29 WITA

Resmi Ditutup, Ini Daftar Lengkap Juara MTQ ke-31 Sulteng: Palu Juara Umum, Buol Masuk 10 Besar

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:25 WITA

Bupati Risharyudi Temui Wamenkop RI Guna Dorong Ekonomi Kerakyatan di Buol

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:15 WITA

Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Buol Gandeng PIP Kemenkeu untuk Pembiayaan Sektor Produktif

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:08 WITA

Akselerasi Pembangunan Sekolah Rakyat, Pemkab Buol Kantongi Rekomendasi dari Sekjen Kemensos RI

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:25 WITA

Regu Fahmil Qur’an Buol Lolos ke Final MTQ Sulteng 2026 Usai Tekuk Morut dan Toli-Toli

Berita Terbaru