Polres Buol dan Dinkes Sidak Apotik Serta Mini Market Cegah Terjadinya Gagal Ginjal Pada Anak

Jumat, 21 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA, Buol – Polres Buol bersama Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana mendatangi beberapa Apotik serta minimarket yang ada di Kota Buol, Jum’at (21/10/22) sekitar pukul 10.00 WITA, pagi tadi.

Dipimpin langsung Kabag Ops AKP Reky PH. Moniung Tim gabungan Polres, Polsek serta Dinkes PP & KB ini mendatangi beberapa Apotik serta minimarket yang terletak di Kelurahan Leok II, Kecamatan Biau guna mengecek langsung terkait larangan penjualan obat Paracetamol Sirup dalam praktek penyembuhan penyakit khususnya pada golongan anak – anak.

Hal ini sesuai dengan Surat larangan dari Dinkes PP & KB Kabupaten Buol Nomor : 442/926.09/far-Dinkes PP & KB tanggal 19 Oktober 2022 tentang larangan sementara tidak menjual obat bebas dan/atau tidak bebas terbatas dalam bentuk cair/sirup, berdasarkan hasil konferensi pers Kementerian Kesehatan RI tanggal 19 Oktober 2022 terkait perkembangan kasus gagal ginjal akut pada anak yang terjadi di Indonesia.

Dari data Kementrian Kesehatan RI menyebutkan bahwa terdapat 206 kasus gagal ginjal yang telah dilaporkan per tanggal 18 Oktober 2022 di 20 Provinsi di Indonesia, Terkait dengan hal tersebut Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si memerintahkan seluruh jajaran untuk menyisir Penggunaan Obat Syrup dalam praktek penyembuhan khususnya pada golongan anak.

“Meningkatnya kasus gagal ginjal di Indonesia dan untuk mencegah terjadinya diwilayah Kabupaten Buol atas perintah bapak Kapolres sesuai dengan arahan bapak Kapolri, kami bersama-sama dengan Dinkes PP & KB pada kesempatan turut serta Administrator Kesehatan Ahli Muda Murtono, SKM melaksanakan pengawasan serta menghimbau untuk sementara tidak menjual obat sirup bagi anak sebagaiman surat yang dikeluarkan oleh Dinkes PP & KB” terang Kapolres Buol melalui Kabag Ops.

Sementara itu Kasihumas Polres Buol Ipda Ridwan, S.IP mengatakan bahwa upaya yang dilakukan Tim gabungan ini untuk mencegah terjadinya kasus gagal ginjal diwilayah Kabupaten Buol mengingat hingga tanggal 18 Oktober 2022 sudah mencapai 206 kasus gagal ginjal terhadap anak, untuk itu pimpinan Polri memerintahkan seluruh jajaran untuk menyisir penggunaan obat paracetamol sirup dalam Praktek Penyembuhan penyakit khususnya pada golongan anak” tambah Kasihumas.

 

(HumasPolres)

 

Dikeluarkan Oleh Sihumas Polres Buol

Berita Terkait

Resmi Dilantik, KORMI Buol Punya Misi Besar: Sehatkan Masyarakat dan Jaga Budaya Lokal
Pemkab Buol Siap Tindaklanjuti Arahan Prabowo, Akses Pembiayaan Masyarakat Jadi Prioritas
Ketua PMI Buol Resmikan KEMBARA IV, Tekankan Jiwa Kepedulian dan Kepemimpinan Generasi Muda
Tower BAKTI Buka Akses Digital di Pelosok, Pemkab Buol Apresiasi Dukungan Pemerintah Pusat
Perkuat Kepastian Tata Ruang, Bupati Buol Dorong Percepatan RDTR di Empat Kecamatan
Pemadaman Bergilir Bukan Dampak Buol Terang, PLN Leok Ungkap Kendala Mesin Pembangkit
Pemdes Borneang Gandeng Posbakumadin, Warga Diberi Edukasi Isbat Nikah dan Administrasi Hukum
Gebyar PAUD 2026, Pemkab Buol Ajak Orang Tua dan Pendidik Bersinergi

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:30 WITA

Resmi Dilantik, KORMI Buol Punya Misi Besar: Sehatkan Masyarakat dan Jaga Budaya Lokal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:56 WITA

Pemkab Buol Siap Tindaklanjuti Arahan Prabowo, Akses Pembiayaan Masyarakat Jadi Prioritas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:33 WITA

Ketua PMI Buol Resmikan KEMBARA IV, Tekankan Jiwa Kepedulian dan Kepemimpinan Generasi Muda

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:51 WITA

Tower BAKTI Buka Akses Digital di Pelosok, Pemkab Buol Apresiasi Dukungan Pemerintah Pusat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:14 WITA

Perkuat Kepastian Tata Ruang, Bupati Buol Dorong Percepatan RDTR di Empat Kecamatan

Berita Terbaru