Tak Ada Layanan Internet, SMPN Adow Butuh Perhatian Pemerintah

Selasa, 30 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.BMR – Perkembangan teknologi Internet dalam kehidupan sehari-hari memiliki dampak yang luar biasa positif di berbagai aspek kehidupan, termasuk juga di dalam dunia pendidikan.

Sistem pendidikan yang didukung dengan teknologi Internet telah menghasilkan metode pembelajaran jarak jauh yang dapat digunakan oleh pihak pengajar dan pelajar di sekolah. Oleh karena itu, saat ini Internet memiliki peran penting sebagai sarana penunjang perkembangan kualitas pendidikan di Indonesia.

Namun rupanya kecanggihan era digital di dunia pendidikan belum di rasakan oleh semua pengenyam pendidikan di negeri ini salah satunya adalah SMPN (Sekolah Menengah Pertama Negeri) Adow Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sekolah ini jaringan internet belum tersedia. Sehingga para guru dan siswa kesulitan dalam mengakses data untuk kepentingan pendidikan.

Hal ini di benarkan oleh Kepala SMPN Adow I nengah Kusuma Spd ketika bersua awak media ini di ruang kerjanya pada Selasa 10/08/2022.

” Saya khawatir tak adanya jaringan internet di sekolah kami akan berdampak pada rendahnya kualitas pendidikan dalam bidang komunikasi dan informasi.

kekurangan jaringan internet bisa membuat sekolah kami kalah bersaing dengan sekolah-sekolah lain khususnya di kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.

“Ketiadaan jaringan internet sangat besar pengaruhnya dan menjadi kekurangan terbesar untuk bersaing dengan sekolah lain ,” ujar I Nengah.

I Nengah menyebut, jaringan internet sangat dibutuhkan di SMPN Adow, Kami memiliki 100 lebih siswa dan sekolah ini termasuk sekolah berprestasi. Tapi jika tak di dukung layanan internet kami kalah bersaing dengan sekolah lain.Saat ini kami hanya memanfaatkan jaringan WiFi penduduk jika mengakses data.

Karena di jaman digital seperti sekarang ini sekolah dituntut untuk memiliki jaringan internet baik guru maupun siswa/siswi.

Selain itu semua jaringan internet juga berfungsi sebagai alat komunikasi dan untuk memperbarui segala informasi tentang pendidikan,” ujar I Nengah.

I Nengah pun berharap pemerintah pusat dapat mendengar keluhan mereka dan segera menyediakan layanan internet di sekolahnya.*(Asko)

Berita Terkait

Terbitkan SE Nomor 20 Tahun 2026, Kemendikdasmen Lindungi Siswa Terdampak Karhutla
Waspadai Perundungan di Sekolah Anggota Bhabinkamtibmas Edukasi Siswa SMA Katolik Santo Yosep Luwuk
Buka Kuliah Umum Untika Bupati Amirudin Ingatkan Mahasiswa Waspada Risiko Gempa
Gugus Belajar Banggai Diperkuat Irma Labuan Buka Bimtek bagi Empat Sekolah Penerima BOSP Kinerja 2026
Pastikan Pendidikan Anak Berkualitas Bunda PAUD Banggai Syamsuarni Amirudin Monitoring Sekolah di Batui
HUT HIMPAUDI ke 21 Kadis Pendidikan Banggai Tegaskan Komitmen Perkuat Peran dan Kesetaraan Guru PAUD
Bentengi Generasi Muda Polresta Banggai Bekali Mahasiswa Baru dengan Edukasi Anti Korupsi dan Literasi Digital
Kasus Penganiayaan Pacar Dipicu Cemburu dan Sabu Polresta Banggai Limpahkan Tersangka ke Jaksa

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 05:40 WITA

Terbitkan SE Nomor 20 Tahun 2026, Kemendikdasmen Lindungi Siswa Terdampak Karhutla

Selasa, 8 September 2026 - 00:00 WITA

Waspadai Perundungan di Sekolah Anggota Bhabinkamtibmas Edukasi Siswa SMA Katolik Santo Yosep Luwuk

Senin, 7 September 2026 - 14:22 WITA

Buka Kuliah Umum Untika Bupati Amirudin Ingatkan Mahasiswa Waspada Risiko Gempa

Sabtu, 5 September 2026 - 19:09 WITA

Gugus Belajar Banggai Diperkuat Irma Labuan Buka Bimtek bagi Empat Sekolah Penerima BOSP Kinerja 2026

Jumat, 4 September 2026 - 00:36 WITA

Pastikan Pendidikan Anak Berkualitas Bunda PAUD Banggai Syamsuarni Amirudin Monitoring Sekolah di Batui

Berita Terbaru

Nasional

Jabatan Adalah Amanah yang Harus Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:49 WITA