30 Penyuluh Agama Se-Buol Ikuti Pelatihan Penggerak Moderasi Beragama

Senin, 13 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA (Buol) – Penyuluh agama adalah garda terdepan Kementerian Agama dan menjadi salah satu bagian penting dalam penguatan moderasi beragama, bertempat di Aula MAN Biau Kelurahan Leok II Kecamatan Biau kab Buol, 30 Penyuluh Agama dari 11 kecamatan di Buol mengikuti pelatihan penggerak penguatan moderasi beragama di wilayah kerja Kantor Kementerian Agama Kab. Buol yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan.

Begitu pentingya pelatihan penggerak moderasi beragama karena moderasi sebagai kebijakan untuk terciptanya harmoni sosial dan keseimbangan dalam kehidupan secara individu, keluarga, masyarakat hingga hubungan yang lebih luas antar sesama manusia.

Kegiatan di buka oleh Kakan kemenag Kab. Buol dengan melanjutkan materinya selama 15 menit terkait penguatan bagi para penyulu agama ini. Dengan rinci Kakankemenag memaparkan materinya terkait tupoksi PAI khususnya di Kab.Buol.

Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan penguatan Moderasi beragama Kementerian Agama Buol, Abdul Yasin,S.HI mengatakan bahwa penyuluh menjadi pioneer moderasi beragama, tentunya melalui kegiatan ini penyuluh harus terus meningkatkan pengetahuan agar mampu menyelesaikan permasalahan yang ada dalam masyarakat.

“Penyuluh juga harus mampu menyuarakan moderasi bergama di tengah masyaraka, agar wawasan kebangsaan semakin dipahami oleh umat beragama dan pada akhirnya tercipta sikap saling menghargai dan menghormati diantara umat beragama dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang akhirnya menjadikan Indonesia sebagai Rool model moderasi beragama bagi dunia,” ujar Abdul Yasin.

Faisal Attamimi,S.Ag,M.Fill selaku pemateri dalam kegiatan itu dalam pemaparannya lebih menekankan pada peran serta dan tugas penyuluh agama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karenanya para PAI yang ikut kegiatana ini diharapkan mampu menjadi pioneer kementerian agama dalam mensosialisasikan dan mengimplementasikan apa yang sudah didapat dalam pelatihan tersebut.[ruslanpanigoro]

 

Berita Terkait

Lebih dari 100 Titik Api di Buol, Bupati Tekankan Penanganan Tak Boleh Seremonial
Pemda Buol Ungkap Penyebab Antrean BBM di SPBU Kampung Bugis dan Kali
Bupati Buol Buka Pelatihan Vokasi, Peserta Diminta Fokus dan Kuasai Skill
Motif Batik Buol Diperkuat Hak Cipta, Bupati: Ini Identitas dan Kekayaan Budaya
Kekeringan dan Karhutla Mengancam, Pemkab Buol Mulai Siapkan Langkah Antisipasi
Kini Tak Perlu Bingung Cari Internet, WiFi Gratis Kominfo Hadir di Titik Pelayanan Buol
23 Jadi 18 Cabor, KONI Buol Perketat Persiapan Menuju Porprov X Sulteng
Pemkab Buol Tegaskan Bahaya Sebar Hoaks, Warga Diminta Tabayyun Sebelum Posting

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 18:12 WITA

Lebih dari 100 Titik Api di Buol, Bupati Tekankan Penanganan Tak Boleh Seremonial

Rabu, 16 September 2026 - 22:46 WITA

Pemda Buol Ungkap Penyebab Antrean BBM di SPBU Kampung Bugis dan Kali

Rabu, 16 September 2026 - 21:11 WITA

Bupati Buol Buka Pelatihan Vokasi, Peserta Diminta Fokus dan Kuasai Skill

Rabu, 16 September 2026 - 15:25 WITA

Motif Batik Buol Diperkuat Hak Cipta, Bupati: Ini Identitas dan Kekayaan Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 00:25 WITA

Kekeringan dan Karhutla Mengancam, Pemkab Buol Mulai Siapkan Langkah Antisipasi

Berita Terbaru