Muaraenim – Dengan penuh semangat warga masyarakat di desa Swarna Dwipa terus bergotong royong setiap pekan khsusnya saat Jum’at Berkah demi kenyamanan pengguna jalan lama penghubung antara desa Swarna Duwipa Kecamatan Semende Darat Tengah (SDT) Dengan Desa Tunggul Bute Kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat.
Pajri saat ditemui di lokasi kerjabakti itu mengatakan, Jalan lama ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Swarna Dwipa, apa lagi banyak anak sekolah memakai jalan ini untuk pulang pergi kesekolahan, belum lagi para petani yang mengangkut hasil panennya khsusus tanaman Kopi, sayuran dan yang lainnya. Jika Jalan ini dibiarkan terus menerus dan tidak ada perbaikan kata Pajri sangat disayangkan apalagi semak belukar semakin rimbun hingga menutup badan jalan. Olehnya kami sebagai warga dan pengguna jalan sangat terkendala terlebih saat musim penghujan tiba, kondisi jalan yang masih dengan tanah kondisinya licin karena belum sama sekali dilakukan pengerasan,” ungkap Pajri kepada media ini, Jum’at (22/7/2022).
Pajri juga menambakan, selaku warga masyarakat petani kami sangat berharap kepada pemerintah daerah Muaraenim dan dinas terkait untuk memperbaiki jalan tersebut dengan menganggarkannya dalam APBD sehingga jalan tersebut dapat dimanfaatkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ditempat yang sama Tambti juga Masyarakat Swarna Dwipa menambahkan, keinginan dirinya bersama masyarakat Suwarna Duwipa lainnya untuk segera menikmati jalan tersebut seperti desa lainnya karena kegunaangnya sangat diharapkan masyarakat, terutama para petani dan anak sekolahan yang sering menggunakan jalan tersebut.
” Paling tidak kondisi jalan ini tidak licin dan membahayakan pengguna jalan. meski hanya sebatas pengerasan saja, sudah lumayan,” katanya kepada media ini.
Senada Tamri juga mengeluhkan keberadaan jalan lama itu. karena menurutnya dari jaman nenek moyang dulu, jalan lama ini tidak perna sentuh atau diperbaiki oleh pemerintah, padahal Jalan ini penggunanya sangat banyak. sebab jalan ini sangat dekat dengan desa Tunggul Bute Kecamatan Kota Agung Kabupaten lahat dan jalan ini sudah sangat wajar untuk diperbaiki oleh pemerintah,” pungkasnya.
Sementara itu Pemerintah daerah Muara Enim dalam hal ini dinas terkait terkesan cuek dan tak mau tahu terkait kondisi jalan lama di desa Swarna Dwipa yang notabene merupakan akses vital bagi masyarakat didesa ini.Padahal usulan perbaikan jalan tersebut sudah pernah diajukan ke pemkab Muaraenim, namun sampai saat ini tidak ada hasilnya.
[ZulhadiAripin]
























