Warga Hulubalang Desak Pembangunan Tembok Abrasi Pantai, Ancaman Kerusakan Pemukiman

Selasa, 20 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Abrasi Pantai Gerus Pemukiman Warga Hulubalang, Pembangunan Tembok Penahan Jadi Kebutuhan Mendesak(Foto:HAA)

Abrasi Pantai Gerus Pemukiman Warga Hulubalang, Pembangunan Tembok Penahan Jadi Kebutuhan Mendesak(Foto:HAA)

uol, Suarautara.com – Kebutuhan pembangunan tembok penahan abrasi pantai menjadi perhatian serius masyarakat pesisir di Desa Hulubalang, Kecamatan Paleleh Barat, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng), seiring meningkatnya ancaman kerusakan lingkungan dan infrastruktur akibat hantaman gelombang laut yang terus terjadi setiap tahun.

Abrasi pantai tidak hanya menggerus garis pantai, tetapi juga mengancam pemukiman warga, fasilitas umum, lahan perkebunan, hingga akses jalan yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat. Kondisi ini dirasakan langsung oleh warga Hulubalang yang bermukim di sepanjang pesisir, terutama saat musim angin kencang dan gelombang pasang.

Salah satu tokoh masyarakat pesisir mengungkapkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, garis pantai terus mengalami penyusutan. Bahkan, sejumlah titik telah mendekati rumah warga dan fasilitas umum.

“Jika tidak segera dibangun tembok penahan abrasi, kami khawatir rumah dan jalan desa akan terdampak langsung. Setiap tahun abrasi makin parah,” ujarnya.

Pembangunan tembok abrasi pantai dinilai sebagai langkah strategis dan mendesak untuk melindungi kawasan pesisir dari kerusakan lebih lanjut. Selain berfungsi menahan gelombang laut, tembok abrasi juga dapat menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Pemerintah desa Hulubalang menyatakan bahwa usulan pembangunan tembok abrasi pantai telah menjadi prioritas dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrembangdes) Tahun 2027. Namun, keterbatasan anggaran desa akibat kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat menjadi kendala utama dalam merealisasikan pembangunan tersebut melalui Dana Desa.

“Kami telah mengusulkan pembangunan tembok abrasi sebagai program prioritas, namun dana desa belum mampu mengakomodir kebutuhan pembangunan dengan skala yang cukup besar,” ujar Arlan L Amalu selaku Kades Hulubalang, Selasa (20/1/2026).

Sebagai alternatif, pemerintah desa mendorong agar pembangunan tembok abrasi pantai dapat dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten maupun APBD Provinsi, bahkan melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan perhatian serius terhadap persoalan abrasi pantai yang berdampak langsung pada keselamatan masyarakat dan keberlangsungan pembangunan wilayah pesisir.

“Ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi soal perlindungan jangka panjang terhadap masyarakat dan lingkungan pesisir,” tambah Arlan.

Senada Sekdes Hulubalang, Haslab Abd Ali mengungkapkan, bahwa tembok penahan abrasi yang dibangun pada tahun 2011 sepanjang 1000 Meter oleh Pemerintah Provinsi saat ini sangat urgen untuk diperbaiki selain pembangunan lanjutan di dusun 2 dengan volume yang sama. Sementara tembok abrasi awal iu tepatnya di dusun 1 sangat memprihatinkan apalagi musim ombak tiba.

“ So parah depe tembok, banyak syang so bocor-bocor dan terancam hancur pondasi rumah warga, ada sekitar 70 rumah warga menerima dampak tersebut, torang so ajukan disetiap tahun Musrembang, tapi sayangnya hingga saat ini ndak pernah di ACC, ” ungkapnya.

Warga berharap, dengan adanya sinergi antara pemerintah desa, kabupaten, provinsi, hingga pusat, pembangunan tembok abrasi pantai dapat segera direalisasikan sehingga risiko kerusakan dan kerugian yang lebih besar dapat dicegah. (ucan)

Berita Terkait

Operasi Patuh Tinombala 2026, Satlantas Touna dan Dishub Pasang Cermin Tikung
Resmi Dilantik, KORMI Buol Punya Misi Besar: Sehatkan Masyarakat dan Jaga Budaya Lokal
Pemkab Buol Siap Tindaklanjuti Arahan Prabowo, Akses Pembiayaan Masyarakat Jadi Prioritas
Ketua PMI Buol Resmikan KEMBARA IV, Tekankan Jiwa Kepedulian dan Kepemimpinan Generasi Muda
Tower BAKTI Buka Akses Digital di Pelosok, Pemkab Buol Apresiasi Dukungan Pemerintah Pusat
Perkuat Kepastian Tata Ruang, Bupati Buol Dorong Percepatan RDTR di Empat Kecamatan
Pemadaman Bergilir Bukan Dampak Buol Terang, PLN Leok Ungkap Kendala Mesin Pembangkit
Pemdes Borneang Gandeng Posbakumadin, Warga Diberi Edukasi Isbat Nikah dan Administrasi Hukum

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:10 WITA

Operasi Patuh Tinombala 2026, Satlantas Touna dan Dishub Pasang Cermin Tikung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:30 WITA

Resmi Dilantik, KORMI Buol Punya Misi Besar: Sehatkan Masyarakat dan Jaga Budaya Lokal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:56 WITA

Pemkab Buol Siap Tindaklanjuti Arahan Prabowo, Akses Pembiayaan Masyarakat Jadi Prioritas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:33 WITA

Ketua PMI Buol Resmikan KEMBARA IV, Tekankan Jiwa Kepedulian dan Kepemimpinan Generasi Muda

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:51 WITA

Tower BAKTI Buka Akses Digital di Pelosok, Pemkab Buol Apresiasi Dukungan Pemerintah Pusat

Berita Terbaru

Kab Tojo Una Una

Bupati Tojo Una-Una Buka Sosialisasi Program Hibah Kecil ASEAN ENMAPS

Sabtu, 31 Okt 2026 - 09:15 WITA