Nyaris 5 Bulan Tanpa Kepastian, Pelapor Kasus Penipuan di Touna Bakal Menyurat ke Kapolres dan Kapolda

Kamis, 9 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarautara.com,TOUNA– Hampir 5 bulan Laporan Polisi / LP dugaan tindak pidana penipuan di Polres Tojo Una-Una belum ada perkembangan signifikan. Hal itu disampaikan kuasa hukum pelapor kepada awak media di depan ruangan Propam Polres Touna.

LP tersebut bernomor LP/B/39/II/2026/SPKT/Polres Tojo Una-Una/Polda Sulawesi Tengah. Laporan dibuat pada Selasa, 10 Februari 2026 oleh seorang perempuan berinisial ZF.

ZF melaporkan dugaan penipuan oleh perempuan berinisial MNA dengan modus menggunakan KTP orang lain dalam transaksi jual beli handphone / HP. Kerugian yang dialami pelapor ditaksir sebesar Rp138.780.000.

Kuasa Hukum pelapor, Nasrun, S.H., CLOA., C.Neg., CPM., mengatakan kliennya baru menerima 1 kali SP2HP dari penyidik.

“Di SP2HP itu tertulis telah dilakukan berita acara wawancara dari korban selaku pelapor dan juga telah dilakukan berita acara wawancara terhadap terlapor,” ujarnya.

Menurutnya, klien juga sudah menyerahkan daftar nama saksi dan barang bukti petunjuk untuk melengkapi laporan agar peristiwa hukum menjadi terang.

“Kami dari tim kuasa hukum akan melayangkan permohonan informasi perkembangan perkara secara tertulis kepada Kapolres Tojo Una-Una dan Kasat Reskrim selaku penyidik. Sekaligus mempertanyakan kapan akan dilakukan gelar perkara terhadap laporan tersebut,” kata Nasrun yang akrab disapa Erik.

Ia menambahkan, pelapor berhak hadir dalam gelar perkara sesuai Perkapolri dan ketentuan KUHAP. Selama ini komunikasi dengan penyidik pembantu, baik langsung maupun via WA, sering mengalami keterlambatan respons.

“Demi efisiensi, kami akan kirim surat permohonan perkembangan laporan kepada Kapolres dan Kasat Reskrim dengan tembusan Kapolda Sulawesi Tengah sesuai hirarki manajemen penyelidikan. Kami minta SP2HP minimal sebulan sekali dan alasan hukum mengapa 5 bulan belum dilakukan gelar perkara,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya meminta konfirmasi dari Kapolres Tojo Una-Una dan Kasat Reskrim Polres Touna terkait perkembangan LP tersebut.

Pewarta: Agung

Berita Terkait

Batas Wilayah Soho Jadi Perhatian Pemuda ASOKA Thamin Nasir Minta Pemda Telusuri Jejak Sejarah Kampung Asam
Satresnarkoba Polres Tojo Una-Una Kembali Ringkus Seorang Pemuda Terkait Dugaan Kasus Sabu
Dinsos Banggai Bergerak Cepat Hariadi Bola Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Lamala
Resmi Dilantik, KORMI Buol Punya Misi Besar: Sehatkan Masyarakat dan Jaga Budaya Lokal
Cabdis Pendidikan Wilayah II Pantau Pelaksanaan TKA SMA 2026 di Donggala, Pastikan Evaluasi Berjalan Optimal
Dampak Kekeringan Dandim 1308/LB Cepi Kartiwa Buat Pembangunan Sumur Bor Untuk  Masyarakat di Desa Kayoa
Kasat Intelkam Usman Tutup Domino Kapolresta Banggai 2026 Pasangan Bangkep Kaban BNN  Baharudin Amka Sanusi Raih Juara I
Kapolsek Lamala Wayan Sukarman Hadiri Ritual Adat Perkuat Sinergi Polri Bersama Masyarakat dan Doa Keselamatan Bersama

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:23 WITA

Batas Wilayah Soho Jadi Perhatian Pemuda ASOKA Thamin Nasir Minta Pemda Telusuri Jejak Sejarah Kampung Asam

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:21 WITA

Satresnarkoba Polres Tojo Una-Una Kembali Ringkus Seorang Pemuda Terkait Dugaan Kasus Sabu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:30 WITA

Resmi Dilantik, KORMI Buol Punya Misi Besar: Sehatkan Masyarakat dan Jaga Budaya Lokal

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Cabdis Pendidikan Wilayah II Pantau Pelaksanaan TKA SMA 2026 di Donggala, Pastikan Evaluasi Berjalan Optimal

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:18 WITA

Dampak Kekeringan Dandim 1308/LB Cepi Kartiwa Buat Pembangunan Sumur Bor Untuk  Masyarakat di Desa Kayoa

Berita Terbaru