Think Zone Sukses Gelar Emotional Reset di Luwuk : Anak Muda Luwuk Kini Memahami Teknik Kendali Emosi

Minggu, 7 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUWUK – Siapa tak pernah tersulut amarah? Seringkali, emosi yang meledak-ledak menjadi jurang yang menjerumuskan kita pada keputusan terburuk. Namun, Minggu (06/12) menjadi hari yang bersejarah bagi anak muda luwuk dari mahasiswa dan pelajar,  berkumpul di Lapangan Alun-Alun Kota, mereka kini tidak lagi hanya menjadi korban dari gejolak perasaannya sendiri. Mereka menemukan “jurus ampuh” untuk mengendalikan badai emosi.

Dalam acara yang sarat makna, “Zona Temu Rasa – Emotional Reset,” yang diinisiasi oleh Think Zone, bekerja sama dengan PT Digital Mandiri Sulawesi dan Persatuan Guru NU Kab. Banggai, para peserta diajak dalam sebuah perjalanan introspeksi yang mendalam. Pesan intinya menggema keras: Mengendalikan emosi itu bukan mustahil, asalkan kita tahu cara kerjanya.

Kunci Sukses Ada di Jeda Singkat: Mengelola Pikiran, Bukan Perasaan

Dibimbing oleh moderator Andri L, psikolog muda dan pencerahan dari narasumber utama, Rastono Sumardi, S.Pd., M.E., selalu pembina dan Ketua Persatuan Guru NU Kabupaten Bangggai, para peserta diajak membongkar siklus emosi yang selama ini terasa misterius. Rastono menjelaskan bahwa setiap emosi, entah itu kemarahan yang menyakitkan atau kesedihan yang mencekik, bergerak dalam siklus tiga tahap yang rentan kita kendalikan:

  1. Stimulus: Pemicu tak terduga (sesuatu yang seringkali di luar kendali kita, seperti macet atau kata-kata yang menyakitkan).

  2. Perspektif: Cara kita menilai kejadian itu. Inilah kunci utamanya!

  3. Respons: Tindakan atau reaksi yang kita ambil.

“Kita mungkin tidak bisa memilih Stimulus. Tapi kita selalu bisa memilih Perspektif kita,” tegas Rastono, suaranya penuh keyakinan. “Kunci untuk menjadi pribadi yang lebih tenang, bukan hanya ‘merasa lebih baik,’ adalah mengelola cara kita berpikir dan belajar untuk menunda reaksi sesaat.”

Intervensi di tahap Perspektif ini adalah titik balik di mana kekecewaan bisa diubah menjadi pelajaran, dan amarah bisa dipadamkan sebelum menjadi penyesalan.

Dewasa dalam Rasa, Sukses dalam Hidup

Tak hanya tentang marah dan senang, acara ini juga memperluas wawasan peserta tentang spektrum emosi yang lebih kompleks: dari rasa Malu, Bersalah, hingga Cemburu yang dipengaruhi oleh lingkungan sosial.

Di akhir sesi yang menggugah, Rastono Sumardi memberikan penutup yang menyentuh hati. Ia menegaskan bahwa pengendalian emosi bukanlah sekadar keterampilan sosial, melainkan sebuah penanda kedewasaan atau kematangan diri yang sejati.

“Kemampuan untuk tetap tenang di bawah tekanan yang besar, menunda keinginan untuk bereaksi secara spontan, dan menjaga pikiran jernih saat emosi sedang memuncak… Itu adalah modal utama Anda untuk sukses di masa depan, baik dalam karir maupun dalam membangun hubungan yang bermakna,” tutupnya dengan harapan.

Acara “Zona Temu Rasa” ditutup, meninggalkan semangat baru dan pemahaman mendalam pada hati setiap peserta. Mereka kini berjalan pulang tidak hanya dengan pengetahuan, tetapi dengan komitmen untuk menjadikan kesadaran diri dan kedewasaan emosional sebagai senjata paling berharga untuk meraih masa depan yang mereka impikan.

(Oleh: Andri L.)

Berita Terkait

Menyalakan Pelita di Senja Usia: Perjalanan Gemilang Mas Dwikaton Singoyudo, Seniman Multitalenta yang Meraih Juara 1 Nasional Menulis Puisi
Kadinsos Hariadi Bola Gerak Cepat Salurkan Bantuan Bupati Banggai Untuk Lansia Korban Kebakaran di Masama
Merajut Kasih, Seni, dan Pengabdian: Menyelami Perjalanan Hidup Mas Dwikaton Singoyudo di Usia ke-83
Hendri Yulianto Buka Lomba Pertandingan Domino Kapolresta Banggai 2026 Meperebutkan Total Hadiah Rp 50 juta
Lurah Toper Ilham Gandeng Pedagang Jaga Kebersihan dan Ketertiban RTH Kilo 5 Dukung Persiapan Adipura
Gelar Aksi di Tugu Adipura SMI Untika Luwuk Desak Pemerintah Tuntaskan Karhutla dan Penuhi Hak Dasar Rakyat
Gelar Kerja Bakti di Bantaran Sungai Soho Lurah Ajak Warga Hidupkan Gotong Royong di Kota Tua Luwuk
Guru Tidak Ditugaskan untuk Menyeragamkan Murid

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:31 WITA

Menyalakan Pelita di Senja Usia: Perjalanan Gemilang Mas Dwikaton Singoyudo, Seniman Multitalenta yang Meraih Juara 1 Nasional Menulis Puisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:28 WITA

Kadinsos Hariadi Bola Gerak Cepat Salurkan Bantuan Bupati Banggai Untuk Lansia Korban Kebakaran di Masama

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:10 WITA

Merajut Kasih, Seni, dan Pengabdian: Menyelami Perjalanan Hidup Mas Dwikaton Singoyudo di Usia ke-83

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:30 WITA

Hendri Yulianto Buka Lomba Pertandingan Domino Kapolresta Banggai 2026 Meperebutkan Total Hadiah Rp 50 juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:36 WITA

Lurah Toper Ilham Gandeng Pedagang Jaga Kebersihan dan Ketertiban RTH Kilo 5 Dukung Persiapan Adipura

Berita Terbaru

Topik Utama

Casino mit PayPal Deutschland: Alles Wissenswerte für Spieler

Minggu, 25 Okt 2026 - 07:54 WITA

Topik Utama

Everything You Need to Know About Playing Live Roulette in the UK

Sabtu, 24 Okt 2026 - 21:41 WITA

Topik Utama

The Ultimate Guide to Casino Platform Global Players

Sabtu, 24 Okt 2026 - 20:40 WITA