Teken MoU Strategis Perhutani dan Pemkab Bondowoso, Agroforestry Kopi Catat Kinerja Gemilang

Rabu, 10 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.COM|BONDOWOSO – Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU/Memorandum of Understanding) tentang Pemanfaatan dan Penggunaan Kawasan Hutan di Wilayah Administratif Kabupaten Bondowoso antara Kepala Divisi Regional (Kadivre) Perhutani Jawa Timur dan Bupati Bondowoso. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Bondowoso dan turut disaksikan oleh Jajaran Manajemen Perhutani KPH Bondowoso, Forkopimda, dan perwakilan stakeholder, (9/12/2025).

Selain penandatanganan MoU, Perhutani juga memberikan penghargaan khusus kepada Bupati Bondowoso atas capaian kinerja pendapatan agroforestry komoditas kopi yang melampaui 100% dari target tahun berjalan. Pencapaian tersebut dinilai sebagai bukti kuatnya kolaborasi antara Pemerintah Daerah, Perhutani, dan masyarakat dalam mendorong pengelolaan hutan yang produktif, adaptif, dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Bupati Bondowoso, H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag, menegaskan bahwa Perhutani memiliki tanggung jawab besar kepada negara melalui kontribusi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Untuk itu, ia menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam menjaga keseimbangan antara pemenuhan kewajiban negara dan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perhutani mempunyai tanggung jawab kepada negara melalui PNBP. Karena itu, kita harus bersama-sama mendorong masyarakat untuk memberikan hak Perhutani, sekaligus memastikan hak masyarakat tetap terpenuhi. Pengelolaan hutan tidak boleh berdiri sendiri—harus melibatkan semua pihak,” ujarnya.

Sementara itu, Kadivre Perhutani Jawa Timur, Wawan Triwibowo, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Bondowoso yang dinilai konsisten mendukung peningkatan produktivitas sektor agroforestry, khususnya kopi sebagai komoditas unggulan wilayah.

Ia menegaskan bahwa capaian pendapatan di atas 100% bukan hanya menunjukkan keberhasilan dari sisi administratif, tetapi juga menjadi indikator meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan hutan berbasis kolaborasi.

“Bondowoso telah menunjukkan bahwa model agroforestry dapat berjalan efektif ketika pemerintah daerah, Perhutani, dan masyarakat membangun kepercayaan dan komitmen bersama. Capaian pendapatan kopi yang melampaui 100% ini menjadi tonggak penting bagi penguatan ekonomi masyarakat serta keberlanjutan fungsi hutan,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Administratur Perhutani Bondowoso, Misbakhul Munir, menegaskan bahwa kerja sama ini akan semakin memperkuat tata kelola hutan melalui pemberdayaan masyarakat, peningkatan kepastian hukum terhadap pemanfaatan lahan, serta optimalisasi monitoring produksi agroforestry.

“Capaian ini menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat semakin meningkat dan tata kelola agroforestry semakin baik. Dengan dukungan pemerintah daerah, kami optimis pengelolaan hutan di Bondowoso akan semakin produktif, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi perekonomian daerah,” ujarnya.

MoU yang ditandatangani mencakup sejumlah aspek strategis, antara lain pengembangan program pemberdayaan masyarakat desa hutan, peningkatan produktivitas tanaman agroforestry, penguatan perlindungan kawasan hutan, serta pengembangan ekonomi lokal berbasis hasil hutan.

Penandatanganan MoU dan pemberian penghargaan ini menjadi momentum penting bagi Perhutani dan Pemerintah Kabupaten Bondowoso untuk memperkuat sinergi kelembagaan dalam menciptakan pengelolaan hutan yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan. (Komp-PHT/Bdw/Mam)

Berita Terkait

Kodim 1308/LB Dukung dan Kawal Pembagian Air Pertanian di Masama Petani Sepakati Giliran Lima Hari
Putusan MA Final Tanjung Sari Pasti Digusur..? Peran dan Kewenangan Satgas PKA Dipertanyakan
Kontrak Politik dan Putusan MA Jadi Dilema Gubernur Sulteng Nasib Warga Tanjung Sari Disorot Publik
Rapat Persiapan MTQ XXIII Bangkep TNI Siap Dukung Pengamanan Pelaksanaan di Totikum Selatan
HUT ke-21 PEP Pertamina EP Donggi Matindok Field Berbagi Santunan untuk Anak Yatim
Dugaan Mahar Alsintan Rp150 Juta Mencuat Mentan Amran Minta Kapolresta Banggai Usut Tuntas
Petani Mengadu Soal Pupuk Bersubsidi Mentan Amran Copot Manajer Pupuk di Banggai
Bagikan Kebahagiaan Bersama 50 Anak Yatim Pertamina EP Donggi Matindok Catat 1,7 Juta Jam Kerja Selamat

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 20:45 WITA

Kodim 1308/LB Dukung dan Kawal Pembagian Air Pertanian di Masama Petani Sepakati Giliran Lima Hari

Selasa, 15 September 2026 - 13:29 WITA

Putusan MA Final Tanjung Sari Pasti Digusur..? Peran dan Kewenangan Satgas PKA Dipertanyakan

Selasa, 15 September 2026 - 12:55 WITA

Kontrak Politik dan Putusan MA Jadi Dilema Gubernur Sulteng Nasib Warga Tanjung Sari Disorot Publik

Senin, 14 September 2026 - 20:15 WITA

Rapat Persiapan MTQ XXIII Bangkep TNI Siap Dukung Pengamanan Pelaksanaan di Totikum Selatan

Senin, 14 September 2026 - 13:49 WITA

HUT ke-21 PEP Pertamina EP Donggi Matindok Field Berbagi Santunan untuk Anak Yatim

Berita Terbaru

Daerah

SPPG Kembang Tegaskan Komitmen Penuhi Standar BGN

Selasa, 15 Sep 2026 - 07:57 WITA