Suarautara.com, Banggai Kepulauan – Kodim 1308/Luwuk Banggai menyatakan dukungannya terhadap persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXIII tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan yang akan digelar di Kecamatan Totikum Selatan, 24 Oktober 2026 mendatang.
Dukungan tersebut disampaikan dalam rapat persiapan pelaksanaan MTQ yang berlangsung di ruang rapat Kantor Camat Totikum Selatan, Senin (14/9/2026), sekitar pukul 08.30 Wita.
Dandim 1308/LB Letkol Inf Cepi Kartiwa, S.Pd., dalam kegiatan tersebut diwakili Danramil 1308-10/Salakan melalui Kopka Ferdi B.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rapat dihadiri berbagai unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, lembaga keagamaan, pemerintah desa, tenaga kesehatan serta para kepala sekolah di Kecamatan Totikum Selatan.
Hadir dalam rapat tersebut Camat Totikum Selatan Rusadi Lattja, S.H., M.A.P., Ketua LPTQ Kabupaten Banggai Kepulauan yang diwakili Ahmad Yani, Jamuddin Adam selaku Kasi Bimas, Hanja Bakalinga selaku Kasi Kesra, perwakilan Kapolsek Totikum/Totikum Selatan IPTU Niclaus Gagana, serta unsur LPTQ, KUA, kecamatan, kepala desa, BPD, Puskesmas Totikum Selatan dan kepala sekolah se-Kecamatan Totikum Selatan.
Dalam penyampaiannya, Kopka Ferdi B. menegaskan bahwa TNI melalui jajaran Koramil 1308-10/Salakan siap mendukung agenda pemerintah daerah, termasuk pelaksanaan MTQ yang menjadi kegiatan keagamaan rutin.
Menurutnya, dukungan tidak hanya dalam bentuk pemikiran dan koordinasi, tetapi juga kesiapan membantu pengamanan apabila dibutuhkan selama rangkaian kegiatan berlangsung.
“Pihak kami akan terus mendukung apa yang menjadi agenda rutin Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan.
Kami juga siap memberikan bantuan pemikiran dan pengamanan apabila dibutuhkan, karena kegiatan ini menyangkut keagamaan dan akan terus kami pantau sampai hari pelaksanaan,” ujar Kopka Ferdi saat mewakili Danramil 1308-10/Salakan.
Rapat tersebut menjadi bagian dari koordinasi lintas sektor untuk memastikan seluruh persiapan MTQ XXIII dapat berjalan dengan baik, aman dan tertib hingga pelaksanaan pada 24 Oktober 2026.
Keterlibatan berbagai unsur diharapkan dapat memperkuat kesiapan penyelenggaraan, sekaligus memastikan aspek keamanan, kesehatan, pendidikan, pemerintahan desa dan kebutuhan teknis lainnya dapat dikoordinasikan sejak awal.(AM’oks69).

























