SUARAUTARA, Buol – Pembagian bantuan sosial (Bansos) untuk anak beresiko Stunting di Kabupaten Buol kembali dilakukan.
Memasuki hari ketiga, penyaluran Bansos Stunting ke Kecamatan Paleleh dan Paleleh Barat (Palbar) dilaksanakan di Aula Kantor Camat Paleleh dan Palbar, Kamis, (24/8/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penyerahan bansos di Palbar diserahkan Kadis Kominfo, Suondo D. Sanua, S.Sos, sedangkan di kecamatan Paleleh secara simbolis diserahkan Kadis Sosial Asmayudin Gontjing, SP.
Kadis Kominfo Kabupaten Buol, Suondo D. Sanua, S.Sos mengatatakan bahwa ke depan penanganan stunting di Buol akan berbasis aplikasi.
“Ke depannya untuk penanganan stunting akan menggunakan sistem IT,” ucap Suondo.
Hal ini menurut Suondo dimaksudkan agar terwujud akurasi dan validasi data.
Sebelumnya Kadis Kominfo menyampaikan permohonan maaf atasnama Pj. Bupati yang sedianya akan hadir dalam kegiatan tersebut, namun karena pada waktu bersamaan Pj. Bupati harus mengikuti kegiatan lain yang tidak kalah pentingnya sehingga beliau mendelegasikan tugas tersebut kepada Kadis Kominfostandi.
Penyerahan bansos stunting itu diserahkan kepada 45 anak beresiko dan penderita stunting yang tersebar pada tujuh desa di Kecamatan Paleleh Barat.
Adapun spesifikasi bansos yang diberikan yakni berupa: beras, susu SGM 1 Plus, Kacang hujau dan telur.
Adapun fokus penanganan stunting kedepannya akan lebih mengedepankan pencegahan.
Diharapkan dengan adanya bansos ini, kasus stunting di Kabupaten Buol dapat menurun.
Sumber : Humas Diskominfo
Editor : uchan
























