Pendidikan

Resmi Dibentuk, Srikandi Batalipu Masuk Timsus Pendirian PT

Kasim Rauf : Salah Satu Kendala adalah SDM

Buol, Suarautara.com – Untuk menyatuhkan presepsi pendirian Perguruan Tinggi (PT) di Buol, Pemerintah Kabupaten dan DPRD bersama Front Parlemen Jalanan (FPJ) kembali melaksanakan dialog bertajuk Dialog Kedaerahan yang dirangkaikan dengan Rapat dengar pendapat (RDP) guna menindak lanjuti tuntutan masyarakat untuk segera mendirikan Universitas dan Sarana Prasarana Gedung Kepemudaan di Kabupaten Buol.

Srikandi Batalipu, S.Sos, M.AP Ketua DPRD Kabupaten Buol

Kegiatan itu berlangsung di ruang Rapat Bapemperda DPRD Buol, Senin 9 Januari 2023, dipimpin langsung Ketua DPRD Srikandi Batalipu, S.Sos., M.A.P. di damping Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah (Setda) Drs. Kasim Rauf, M.Si. yang sekaligus mewakili Penjabat (Pj.) Bupati Buol.

Dialog ini juga turut dihadiri oleh jajaran dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait antara Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Sekretaris BAPPEDA, serta pihak Badan Pengelola Keuangan dan Anggaran Daerah yang diwakili oleh Sekretaris.

Selain dihadiri unsur Pemda, DPRD dan pimpinan OPD, turut juga dihadiri unsur FPJ yang terdiri dari KPA Green Justice, FPA GMM Wallacea, LMND, BCC, dan HMI serta turut dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat hingga perwakilan beberapa pengurus yayasan pendidikan yang ada di Kabupaten Buol.

Srikandi Batalipu selaku Ketua DPRD Buol menyampaikan bahwa dialog yang merupakan hasil dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) sebelumnya bersama FPJ pada 28 Desember 2022 tahun lalu, merupakan kegiatan dialog yang pertama kali dilaksanakan di Gedung DPRD Kabupaten Buol sepanjang sejarah.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. Kasim Rauf, M.Si., Pemda Buol menjelaskan bahwa pembangunan Universitas atau Perguruan Tinggi di Kabupaten Buol sampai sejauh ini juga merupakan keinginan bersama dari Pemerintah Kabupaten Buol sama seperti harapan masyarakat.

Namun menurutnya, salah satu kendala saat ini adalah masih kurangnya sumber daya manusia (SDM) utamanya dalam sektor pendidikan di Kabupaten Buol, peningkatan SDM ini ditegaskannya membutuhkan keseriusan dari berbagai sektor yang ada di daerah.

“Menurut saya, regulasi yang ada saat ini telah memberikan solusi bahwa terdapat beberapa alternatif yang bisa dilakukan oleh Pemda untuk pembangunan perguruan tinggi di Kabupaten Buol,” jelas mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol ini.

Walaupun wacana pembentukan Perguruan Tinggi baru di daerah ini belum dapat langsung terealisai dalam waktu dekat ini, namun dari hasil dialog ini diputuskan bersama sebuah rekomendasi untuk membentuk sebuah Tim Khusus (Timsus) yang akan mengawal aspirasi dan tuntutan masyarakat ini hingga tuntas.

Timsus tersebut antara lain akan diisi oleh Ketua DPRD dan beberapa Anggota Legislatif, unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta para tokoh masyarakat dan Pemuda termasuk unsur Front Parlemen Jalanan (FPJ) yang terdiri dari berbagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda yang ada di Kabupaten Buol.

Selanjutnya menurut Drs. Kasim Rauf, M.Si., Pemerintah Daerah melalui pihaknya akan menyampaikan pembentukan Tim Khusus tersebut kepada Pj. Bupati Buol Drs. Muchlis, MM. paling lambat hari Selasa 10 Januari 2023 sebagai bentuk laporan dan komitmen pemerintah untuk mengadakan Perguruan Tinggi di Kabupaten Buol.

*redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button