Disdikbud Banggai Luncurkan Gerakan Membaca dan Belajar 2026 Perkuat Karakter dan Literasi Siswa

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto istimewa : Kadsidikbud Banggai Safrudin Hinelo.S.STP.M.Si Dan Plamlet Gerakan Membaca dan Belajar 2026.

foto istimewa : Kadsidikbud Banggai Safrudin Hinelo.S.STP.M.Si Dan Plamlet Gerakan Membaca dan Belajar 2026.

Suarautara.com, Banggai – Gerak cepat dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Banggai, Safrudin Hinelo, S.STP., M.Si., resmi memperkenalkan program strategis bertajuk “Gerakan Membaca & Belajar” Tahun 2026.

Program tersebut dirancang sebagai langkah konkret untuk memperkuat pendidikan karakter sekaligus meningkatkan kualitas literasi siswa di seluruh wilayah Kabupaten Banggai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai, Samsul Bahri Lanta, yang mewakili Kepala Disdikbud Banggai Syafrudin Hinelo, menjelaskan bahwa gerakan ini memiliki dua fokus utama yang menyasar aktivitas siswa baik di lingkungan rumah maupun di sekolah.

Program pertama yakni “Transformasi Belajar di Rumah” melalui kebijakan Wajib Belajar 1 Jam di Rumah bagi seluruh siswa.

Kebijakan ini bertujuan membangun disiplin belajar secara mandiri serta membentuk karakter positif sejak dini melalui kebiasaan belajar yang konsisten di luar jam sekolah.

Pembiasaan belajar di rumah menjadi bagian penting dalam membangun tanggung jawab dan kedisiplinan siswa,” ujar Samsul Bahri Lanta.

Selain itu, Disdikbud Banggai juga memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah melalui program Wajib Membaca 30 Menit Sebelum Pembelajaran dimulai.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan indeks literasi siswa sekaligus memperluas wawasan dan pengetahuan umum peserta didik sebelum menerima materi pelajaran inti di kelas.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan dukungan bersama antara pemerintah, sekolah, guru, serta orang tua siswa agar budaya belajar dan membaca dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Disdikbud Banggai juga mengajak seluruh elemen pendidikan untuk ikut menyukseskan gerakan tersebut melalui kampanye edukatif dengan mengusung tagar BanggaiKabCerdas, BudayaMembaca, dan PendidikanBerkualitas.

Program “Gerakan Membaca & Belajar 2026” diharapkan menjadi tonggak baru dalam menciptakan generasi Banggai yang cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing di masa depan.(AM’oks69)

Berita Terkait

Terbitkan SE Nomor 20 Tahun 2026, Kemendikdasmen Lindungi Siswa Terdampak Karhutla
Radio Mutiara 103,7 FM, Media Massa Konvensional yang “Bertarung” dengan Media Online di Angkasa
Lagi Sengketa Tanah Maahas Berujung Pengaduan Polisi Steven Lianto Laporkan Dugaan Penyerobotan
PWI Pusat dan Provinsi Sulteng  Nyatakan 18 Wartawan Kompeten Sekaligus UKW di Banggai Resmi Berakhir
Sudah Tiga Hari BBM di Situbondo Langka, Harga Pertamax di Kios Tembus Rp 30 Ribu per Botol 
Dari Pantai Sedulur untuk Masa Depan: TNI Tanam 1.500 Mangrove Bersama Rakyat
Putusan MA Telah Inkracht Ahli Waris Salim Albakar Siapkan Laporan ke PTUN hingga Bareskrim soal Sengketa Lahan Tanjung Sari
Bupati Banggai Amirudin Resmikan Kantor Desa Singkoyo Guna Peningkatan Kualitas Layanan Publik

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 05:40 WITA

Terbitkan SE Nomor 20 Tahun 2026, Kemendikdasmen Lindungi Siswa Terdampak Karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 23:32 WITA

Radio Mutiara 103,7 FM, Media Massa Konvensional yang “Bertarung” dengan Media Online di Angkasa

Rabu, 9 September 2026 - 19:27 WITA

Lagi Sengketa Tanah Maahas Berujung Pengaduan Polisi Steven Lianto Laporkan Dugaan Penyerobotan

Rabu, 9 September 2026 - 16:56 WITA

PWI Pusat dan Provinsi Sulteng  Nyatakan 18 Wartawan Kompeten Sekaligus UKW di Banggai Resmi Berakhir

Rabu, 9 September 2026 - 12:56 WITA

Sudah Tiga Hari BBM di Situbondo Langka, Harga Pertamax di Kios Tembus Rp 30 Ribu per Botol 

Berita Terbaru