Suarautara.com,SIGI – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan Pemerintah Desa dan masyarakat Desa Kamarora B, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
Dipimpin langsung Kepala Desa Kamarora B, Messak, bersama Tim BP SPAMS ( Badan Pengelola Sarana Penyediaan Air Minum dan Sanitasi ), warga turun langsung melakukan perbaikan saluran pipa air minum yang rusak parah akibat diterjang banjir bandang pada Minggu, 10 Mei 2026.
Kegiatan perbaikan tersebut melibatkan Ketua Tim BP SPAMS Odes Lau,bersama anggota Yom B, Un’u, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Rudi, bersama Anggota Karel K, Bhabinkamtibmas Brigadir Kepala Yohanes RB, Perangkat Desa Muchtar, Yotam, Darton, Rustam, serta puluhan warga yang bahu-membahu mengangkat dan memasang kembali pipa saluran air di lokasi yang terdampak longsor dan banjir.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Akibat bencana banjir bandang tersebut, saluran utama air bersih mengalami kerusakan berat, Beberapa pipa penghubung Air Rusak, bengkok Patah tertimbun batu sehingga tidak bisa digunakan lagi, hingga menyebabkan warga Desa Kamarora B di tiga Dusun mengalami krisis air bersih sudah hampir seminggu. Tidak hanya untuk kebutuhan minum, warga juga kesulitan mendapatkan air untuk mandi dan kebutuhan rumah tangga lainnya.
Kepala Desa Kamarora B, Messak, mengatakan bahwa perbaikan saluran air ini merupakan bentuk kepedulian bersama demi memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami bersama Tim BP SPAMS, aparat desa, BPD, Bhabinkamtibmas dan seluruh warga bergotong royong memperbaiki pipa air yang rusak akibat banjir bandang. Air bersih adalah kebutuhan utama masyarakat sehingga harus segera dipulihkan,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).
Menurutnya, kondisi medan yang berat serta material longsoran kayu dan tanah sempat menyulitkan proses perbaikan. Namun semangat kebersamaan warga menjadi kekuatan utama sehingga pekerjaan tetap berjalan.
Sementara itu, warga berharap proses perbaikan dapat segera selesai agar distribusi air bersih kembali normal dan masyarakat tidak lagi kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kegiatan gotong royong tersebut juga menjadi bukti kuatnya solidaritas masyarakat Desa Kamarora B dalam menghadapi musibah bencana alam yang melanda wilayah mereka.
Marwan






















