HALMAHERA UTARA – Puluhan pemuda yang mengatasnamakan Aliansi Peduli Masyarakat Lingkar Tambang (APMLT), terlibat cekcok dengan oknum-oknum yang mengatasnamakan kelompok adat wilayah lingkar tambang PT. Nusa Halmahera Mineral di kali Jodoh kecamatan Kao Halmahera Utara. Rabu, 01 februari 2023.

Kejadi tersebut bermula ketika Masa aksi yang hendak bergerak menuju ke PT. NHM Untuk menyerahkan donasi rakyat terkait dengan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang dianggap telah mati.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Koordinator aksi, Rovin Djinimangale mengungkapkan “kami hanya ingin menyerahkan hasil penggalangan dana ke PT.NHM, yang itu sudah ada surat pemberitahuan aksi ke polsek malifut dan juga Polsek Kao. Meski demikian kami tetap dihadang”.
Rovin melanjutkan, “bahkan yang lebih aneh pihak kepolisian tidak mampu membubarkan Orang-orang yang menghalagi aksi yang Mengakibatkan kemacetan dan 2 teman kami Elselince Porotjo dan Marlin Djurubasa menjadi korban kekerasan”.
Kami juga akan membuat laporan pengaduan Ke polres terkait kasus kekerasan yang dilakukan Oleh (Inisial) AN dan ST, serta megajukan mosi ketidak percayaan kami terhadap Polres Halut, Polsek Malifut, Polsek Kao yang dinilai gagal dalam mengawal aksi kami ke Polda Maluku Utara bahkan Ke Mabes POLRI. Tegasnya.[agung]

























